Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa di Manggarai Timur, Temui Pengungsi dan Salurkan Bantuan

Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa di Manggarai Timur, Temui Pengungsi dan Salurkan Bantuan

Manggarai Timur, NTT — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, B.Sc. melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, fasilitas umum, serta sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan akibat bencana gempa bumi. 

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden menyambangi Kecamatan Lamba Leda Utara pada pagi hari dan kemudian melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Sambi Rampas pada siang hingga sore hari. Kehadiran Wapres bersama rombongan disambut jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Polri memberikan perhatian penuh terhadap pengamanan sekaligus kelancaran seluruh rangkaian kunjungan Wakil Presiden, termasuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dan situasi di wilayah terdampak bencana tetap aman serta kondusif.

“Kunjungan Bapak Wakil Presiden ke Manggarai Timur menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana gempa bumi. Polri bersama seluruh stakeholder berkomitmen memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus mendukung upaya penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak,” ujar Kombes Pol Sajimin menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Wapres Temui Pengungsi di Lamba Leda Utara

Kunjungan pertama berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita di helipad SDK Dampek, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Wapres Gibran tiba menggunakan helikopter bersama rombongan yang turut didampingi sejumlah pejabat pemerintah pusat dan unsur pengamanan.

Kedatangan Wapres disambut antara lain oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR, serta Direktur Bina Potensi Basarnas Agus Hariyono.

Setelah tiba, Wapres bersama rombongan bergerak menuju Kampung Waso, Desa Satar Kampas, menggunakan kendaraan untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa.

Sekitar pukul 09.30 Wita, Wapres tiba di Kampung Waso dan langsung meninjau Masjid Babuhraman Waso yang mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi.

Tak hanya melihat kerusakan bangunan, Wapres juga menyambangi posko pengungsian dan berbincang langsung dengan masyarakat yang menjadi korban bencana. Dialog tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar kondisi serta kebutuhan warga dari dekat.

Di lokasi tersebut terdapat 27 tenda pengungsian yang menampung sekitar 241 kepala keluarga atau 817 jiwa, termasuk 10 ibu hamil, 106 anak-anak, dan delapan bayi baru lahir.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis serta membagikan bingkisan kepada anak-anak sekolah. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tengah menjalani masa sulit pascabencana.

Usai seluruh rangkaian kegiatan di Lamba Leda Utara, sekitar pukul 09.55 Wita, Wapres bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, sebelum kemudian kembali menuju wilayah Manggarai Timur.

Sambi Rampas Jadi Lokasi Peninjauan Berikutnya

Sekitar pukul 14.30 Wita, Wapres Gibran kembali tiba di Kabupaten Manggarai Timur, kali ini melalui helipad Lapangan Marunai Pota, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas.

Kedatangan Wapres disambut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Direktur Bina Potensi Basarnas Agus Hariyono, Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, serta Wakil Bupati Manggarai Timur.

Dari helipad, Wapres bergerak menuju Posko Kecamatan Sambi Rampas yang berada di halaman SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Kelurahan Pota.

Setibanya di posko sekitar pukul 14.50 Wita, Wapres memantau langsung kondisi posko, mengecek keadaan masyarakat terdampak bencana, serta berdialog dengan para korban gempa.

Seperti kunjungan sebelumnya, Wapres juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis dan membagikan bingkisan kepada anak-anak sekolah.

Tinjau SMA yang Roboh Akibat Gempa

Perhatian Wapres kemudian diarahkan pada sektor pendidikan. Sekitar pukul 15.25 Wita, Wapres bersama rombongan tiba di SMA Negeri 02 Sambi Rampas, Desa Nanga Mbaur.

Di lokasi tersebut, Wapres melihat langsung bangunan sekolah yang roboh akibat gempa bumi. Wapres juga berdialog dengan kepala sekolah untuk mengetahui kondisi sekolah serta kebutuhan yang dihadapi pascabencana.

Selain melihat kerusakan fasilitas pendidikan, Wapres kembali berinteraksi dengan masyarakat terdampak yang berada di sekitar kawasan sekolah dan membagikan bingkisan kepada anak-anak sekolah.

Kunjungan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana, terutama agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan setelah kondisi memungkinkan.

Melihat Kerusakan Rumah Ibadah dan Permukiman Warga

Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut sekitar pukul 16.15 Wita. Wapres meninjau Masjid Darul Alkam Telage, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, serta melihat kondisi permukiman warga di Kampung Telage yang turut terdampak gempa bumi.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai dampak bencana terhadap fasilitas umum, rumah ibadah, dan kehidupan masyarakat.

Kapolda NTT melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk perhatian sekaligus bagian dari upaya mempercepat penanganan pascabencana.

“Polri akan terus mendukung langkah pemerintah dalam penanganan bencana, termasuk pengamanan wilayah, pelayanan kepada masyarakat, serta koordinasi dengan seluruh unsur terkait. Yang paling utama adalah memastikan masyarakat terdampak merasa aman dan mendapatkan perhatian serta bantuan yang mereka perlukan,” kata Kombes Pol Sajimin.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Basarnas, dan seluruh stakeholder menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi pascabencana.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk hadir dan membantu masyarakat. Polri akan terus berada di lapangan bersama pemerintah dan unsur lainnya, baik dalam menjaga keamanan maupun mendukung proses pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Kunjungan Berakhir Aman dan Kondusif

Setelah seluruh agenda kunjungan di Kecamatan Sambi Rampas selesai, pada sekitar pukul 16.40 Wita, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama rombongan bertolak menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menggunakan helikopter.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Kecamatan Lamba Leda Utara dan Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga menghadirkan pesan kuat bahwa masyarakat Manggarai Timur yang terdampak gempa tidak berjalan sendiri. Kehadiran pemerintah pusat, didukung jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah, menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan proses penanganan, pemulihan, dan pembangunan kembali wilayah terdampak dapat terus berjalan.