Brimob Polda NTT Bergerak Cepat, Perbaiki Jembatan Rusak di Desa Dobo Sikka

Brimob Polda NTT Bergerak Cepat, Perbaiki Jembatan Rusak di Desa Dobo Sikka

Sikka — Kepedulian terhadap keselamatan dan aksesibilitas masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor turun langsung melakukan perbaikan jembatan rusak yang menghubungkan dua kampung di Desa Dobo, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin oleh Danki 1 Yon B Pelopor Iptu I Wayan Sukadana dengan melibatkan 16 personel Brimob. Perbaikan difokuskan pada jembatan penghubung antara Kampung Ledagoba, Desa Dobo, Kecamatan Mego dan Kampung Ritagete, Desa Nangablo, Kecamatan Nita yang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang serta putusnya besi sling penyangga.

Sejak pagi hari, personel Brimob bergerak menuju lokasi setelah melaksanakan apel persiapan. Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.20 WITA, mereka langsung bergotong royong bersama warga setempat melakukan perbaikan.

Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pemindahan pohon tumbang yang menimpa badan jembatan, penyambungan kembali besi sling yang putus, hingga pengencangan struktur sling agar kembali kokoh dan aman dilintasi masyarakat.

Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri, khususnya Brimob, dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di lapangan.

“Kami hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Perbaikan jembatan ini penting karena menjadi akses vital masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, baik untuk ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan,” ujar Kombes Pol Afrizal Asri.

Ia menambahkan, keterlibatan warga dalam proses perbaikan menjadi kekuatan tersendiri sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar.

“Sinergi antara personel Brimob dan masyarakat sangat luar biasa. Dengan kerja sama ini, kondisi jembatan yang sebelumnya rusak kini sudah kembali normal dan bisa digunakan, meski perbaikan lanjutan masih akan dilaksanakan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel menggunakan berbagai peralatan teknis seperti mesin las, genset, gurinda, chainsaw, serta kendaraan taktis pendukung untuk mempercepat proses perbaikan.

Meski demikian, di lapangan masih ditemukan kendala berupa keterbatasan material, khususnya papan dan kayu balok untuk bantalan jembatan. Oleh karena itu, pekerjaan lanjutan dijadwalkan kembali dilakukan pada hari berikutnya hingga jembatan benar-benar optimal dan aman dilalui.

Aksi sigap Brimob ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat karena akses penghubung antar kampung yang sempat terganggu kini mulai pulih, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.