Dirsamapta Polda NTT: Polisi Tak Hanya Jaga Keamanan, tetapi Bantu Warga Pulih Pascagempa
Manggarai Timur – Kehadiran personel Ditsamapta Polda NTT dalam Operasi Aman Nusa II Turangga 2026 kembali menunjukkan wajah humanis Polri di tengah masyarakat terdampak gempa bumi. Di wilayah Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, personel Samapta tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi turut membantu warga mengevakuasi barang, membongkar rumah terdampak, hingga memastikan kondisi posko pengungsian tetap aman.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (3/9/2026), dengan melibatkan 32 personel Ditsamapta Polda NTT beserta satwa K-9 yang melaksanakan tugas BKO di wilayah hukum Polres Manggarai Timur.

Dirsamapta Polda NTT Kombes Pol. Prianggodo Heru Kunprsetio, S.I.K., menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel pada pukul 08.00 WITA. Setelah itu, personel bergerak membantu proses evakuasi dan pembongkaran rumah milik Lazarus Kalas di Kampung Sonot, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.
“Kehadiran personel Samapta dalam Operasi Aman Nusa II tidak semata-mata berorientasi pada pengamanan. Kami juga berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama dalam proses evakuasi dan pemulihan di lapangan,” ujar Dirsamapta Polda NTT.
Dari Membongkar Rumah hingga Mendirikan Tenda
Usai membantu proses pembongkaran rumah pada pagi hingga siang hari, personel kembali bergerak melaksanakan kegiatan kemanusiaan.
Pada pukul 14.00 hingga 16.00 WITA, personel membantu memasang tenda di Masjid Al'Amin Nanggalirang, Desa Satar Padut. Pemasangan tenda tersebut menjadi bagian dari dukungan personel terhadap kebutuhan masyarakat di tengah proses pemulihan pascagempa.
Kegiatan kemudian berlanjut pada malam hari. Setelah melaksanakan apel persiapan patroli pukul 20.00 WITA, personel Samapta melaksanakan patroli dialogis mulai pukul 20.20 hingga 22.00 WITA.
Patroli menyasar posko pengungsian di Kampung Maki, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara. Selain memastikan situasi keamanan tetap kondusif, patroli dialogis menjadi sarana bagi personel untuk berinteraksi langsung dengan warga dan mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.
Kapolda NTT Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Warga
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Operasi Aman Nusa II merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi pascabencana.
Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa personel di lapangan harus mampu menjalankan tugas secara humanis, responsif dan peka terhadap kondisi masyarakat.
“Polri harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Pengamanan harus berjalan, tetapi kepedulian dan pelayanan kemanusiaan juga menjadi bagian penting dari tugas personel di tengah situasi pascabencana,” ujar Kombes Pol Henry.
Menurutnya, patroli dialogis juga memiliki peran penting dalam menjaga rasa aman masyarakat, khususnya warga yang masih berada di posko pengungsian. Kehadiran polisi di lokasi diharapkan dapat memberikan ketenangan sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan.
Rangkaian kegiatan personel Ditsamapta Polda NTT tersebut menjadi gambaran bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama. Dengan kekuatan personel, kemampuan Samapta dan dukungan satwa K-9, Polri terus berupaya membantu masyarakat sekaligus menjaga keamanan agar proses pemulihan di wilayah terdampak gempa dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
#NttPenuhKasih
Humas Polda NTT
