Gubernur NTT Bersama Kapolda dan Forkopimda Koordinasikan Penanganan Pascagempa Sikka dengan Kepala BNPB RI Melalui Zoom Meeting
SIKKA, NTT — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat koordinasi penanganan pascagempa bumi di Kabupaten Sikka. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Kapolda NTT dan jajaran Forkopimda melakukan pemantauan langsung sekaligus mengikuti Zoom Meeting/Video Conference (Vicon) bersama Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Kantor BPBD Kabupaten Sikka, Jalan Anyelir, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, yang sekaligus difungsikan sebagai Posko Utama Penanganan Bencana Gempa Bumi Kabupaten Sikka.
Gubernur NTT bersama rombongan tiba di Kantor BPBD Kabupaten Sikka sekitar pukul 15.10 WITA. Kehadiran pimpinan daerah dan unsur terkait tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan masyarakat terdampak berjalan cepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.
Gubernur NTT dan Unsur Forkopimda Turun Langsung
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur NTT didampingi sejumlah pejabat dan unsur pimpinan daerah, di antaranya Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Dankodaeral VII Kupang Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M.Tr. Opsla., Danrem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Hendro Cahyono, Ketua DPRD Provinsi NTT Ir. Emelia Julia Nomleni, serta Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Fernando Jose Lemos Osorio Soares.
Turut hadir Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda NTT Kombes Pol. Jhony Afrizal Sharifudin, S.I.K., M.H., Kabag Protokol Provinsi NTT Abri Kore, ADC Kapolda NTT, Eli CNN, dan Frans Kompas.
Di tingkat Kabupaten Sikka, koordinasi penanganan bencana diikuti Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, S.H., Wakil Bupati Sikka Ir. Simon Subandi, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka KOMPOL Marselus Yugo Amboro, S.I.K., Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Margaretha Movaldas Da Maga Bapa, S.T., M.T., Eng., Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sikka Petrus Poling Wairmahing, S.T., M.T., M.Sc., Kepala BMKG Sikka Winaryo, serta KBO Satintelkam Polres Sikka IPDA Kurd A. Zay, S.H.
Bahas Kondisi Terkini Pascagempa
Setibanya di Posko Utama, Gubernur NTT dan rombongan mengikuti Video Conference bersama Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. Vicon tersebut diikuti oleh Gubernur NTT, Bupati Sikka, serta jajaran terkait yang terlibat dalam penanganan bencana di Kabupaten Sikka.
Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk menyampaikan perkembangan situasi secara langsung dari lapangan sekaligus menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak gempa bumi.
Sejumlah hal menjadi perhatian utama dalam pembahasan, mulai dari perkembangan kondisi korban meninggal dunia maupun luka-luka, dampak gempa terhadap masyarakat, kerusakan bangunan dan fasilitas umum, hingga pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Selain itu, turut dibahas kondisi masyarakat yang sebelumnya melakukan evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi menyusul adanya peringatan dini tsunami. Kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya gempa susulan juga menjadi bagian penting dari pembahasan.
Koordinasi tersebut sekaligus diarahkan untuk mempercepat langkah penanganan dan pemulihan pascabencana, sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh seluruh unsur terkait.

Posko Penanganan Disebar di Sejumlah Titik
Dalam penanganan bencana, selain Posko Utama di Kantor BPBD Kabupaten Sikka, sejumlah posko sementara dan posko pendukung juga disiapkan di beberapa lokasi strategis.
Posko tersebut berada di RSUD T.C. Hilers Maumere, Polsek Alok, Kantor Bupati Sikka, Gelora Samador Pelabuhan L. Say Maumere, serta Lapangan Umum Kota Baru.
Keberadaan sejumlah posko tersebut dimaksudkan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, pemantauan situasi, koordinasi antarlembaga, serta penanganan kebutuhan warga yang terdampak gempa bumi.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya berpusat pada satu lokasi, tetapi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI, Polri, BPBD, BMKG, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Gubernur Tinjau Pelabuhan L. Say Maumere
Usai mengikuti Vicon dan melakukan koordinasi di Posko Utama, sekitar pukul 16.17 WITA, Gubernur NTT bersama rombongan kemudian bergeser menuju Pelabuhan L. Say Maumere.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan dampak kerusakan akibat gempa bumi, khususnya pada fasilitas pelabuhan serta situasi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Peninjauan lapangan menjadi bagian penting dalam proses penanganan pascabencana karena memberikan gambaran faktual mengenai kondisi infrastruktur dan kebutuhan masyarakat setelah terjadinya gempa.
Melalui koordinasi lintas sektor dan pengecekan langsung di sejumlah titik terdampak, pemerintah diharapkan dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat, cepat, dan terukur.
Penanganan Terus Diperkuat
Kegiatan koordinasi Gubernur NTT bersama Kepala BNPB RI dan unsur terkait ini menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BMKG, BPBD, serta seluruh unsur penanggulangan bencana dalam menghadapi situasi pascagempa di Kabupaten Sikka.
Dengan pemantauan secara langsung dan komunikasi berjenjang antara pusat dan daerah, perkembangan situasi dapat terus diperbarui, sementara kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera direspons.
Selama pelaksanaan kegiatan di Kantor BPBD Kabupaten Sikka, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi pascagempa serta memastikan langkah-langkah penanganan dan pemulihan dapat berjalan secara efektif demi keselamatan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Sikka.
Humas Polda NTT
