KP. POMANA XXII-3017 Berlayar Bawa Ratusan Paket Logistik Bantuan Polri untuk Warga Terdampak Bencana di Ende

KP. POMANA XXII-3017 Berlayar Bawa Ratusan Paket Logistik Bantuan Polri untuk Warga Terdampak Bencana di Ende

Kupang, NTT — Kepedulian dan kehadiran Polri bagi masyarakat terdampak bencana terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata. Kali ini, bantuan logistik Polri diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan KP. POMANA XXII-3017 dari Pelabuhan Perikanan Tenau, Kota Kupang, menuju Pelabuhan Ippi, Kabupaten Ende.

Kapal patroli tersebut dilepas dan diberangkatkan pada 29 Agustus 2026 sekitar pukul 22.20 WITA oleh Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H. Keberangkatan KP. POMANA XXII-3017 membawa sejumlah besar kebutuhan pokok dan perlengkapan bantuan yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Ende.

KP. POMANA XXII-3017 diawaki oleh delapan orang personel yang bertugas memastikan perjalanan dan pengiriman bantuan berjalan aman hingga tiba di Pelabuhan Ippi Ende.

Bantuan yang dibawa merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat Polri dalam mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Berbagai kebutuhan dasar yang diangkut meliputi bahan pangan, perlengkapan memasak, kebutuhan bayi, pakaian, tikar, selimut, hingga air minum.

Adapun bantuan logistik yang diberangkatkan terdiri dari 393 dos mi instan, 30 buah kompor portabel, 240 buah tabung portabel, 27 karung beras ukuran 40 kilogram, dan 25 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram.

Selain itu, turut dibawa 6 dos susu Dancow putih, 5 dos minyak goreng ukuran 500 mililiter, 8 dos biskuit Roma kelapa, 8 dos ikan sarden kaleng, 17 dos biskuit UBM Mini, 25 dos biskuit Roma Malkist, 2 dos biskuit Gabin, serta 20 dos air mineral gelas.

Untuk melengkapi kebutuhan masyarakat, bantuan juga mencakup 1 dos kopi Kapal Api, 2 dos kopi Top Moka, 2 dos roti Hoka, 3 dos deterjen Daia, 1 bal pakaian bayi, 9 karung pakaian layak pakai, 50 buah tikar kecil, 12 buah tikar besar, dan 50 buah selimut.

Selain logistik tersebut, terdapat pula 10 unit coolbox ikan yang merupakan bantuan dari DKP Provinsi NTT, sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan masyarakat terdampak.

Secara keseluruhan, bantuan yang diberangkatkan tersebut terdiri atas 502 dos, 61 karung, serta 10 unit coolbox, dengan beragam jenis kebutuhan yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengiriman bantuan melalui jalur laut merupakan bagian dari komitmen Polda NTT untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan melalui jalur transportasi laut.

“Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak,” ujar Kabidhumas Polda NTT menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Menurutnya, sinergi dan gotong royong seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana. Bantuan yang dikirim bukan hanya dipandang sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai wujud kehadiran negara dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami berharap seluruh bantuan yang diberangkatkan dapat tiba dengan aman dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung upaya penanganan bencana dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan serta bantuan secara maksimal,” lanjutnya.

Keberangkatan KP. POMANA XXII-3017 dari Pelabuhan Perikanan Tenau juga menjadi gambaran kesiapsiagaan jajaran Direktorat Polairud Polda NTT dalam mendukung misi kemanusiaan. Dengan karakteristik wilayah NTT yang terdiri dari banyak pulau, jalur laut menjadi salah satu sarana penting dalam mendistribusikan bantuan ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Delapan orang crew KP. POMANA XXII-3017 selanjutnya mengemban tugas untuk mengantarkan seluruh bantuan tersebut menuju Pelabuhan Ippi Ende. Setibanya di Ende, bantuan diharapkan dapat segera diterima dan disalurkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemberangkatan bantuan ini sekaligus memperlihatkan bahwa tugas Polri dalam situasi bencana tidak berhenti pada aspek pengamanan. Polri turut mengambil bagian dalam misi kemanusiaan, mulai dari membantu evakuasi, menjaga keamanan masyarakat, mendukung distribusi bantuan hingga memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.

Di tengah kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan, setiap bantuan memiliki arti penting. Satu karung beras dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, satu selimut dapat memberikan kehangatan, sementara perlengkapan memasak dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan.

Dengan semangat Polri Presisi, Polda NTT berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak bersama masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

KP. POMANA XXII-3017 pun berlayar membawa bukan sekadar logistik, tetapi juga pesan kepedulian dan harapan bahwa masyarakat terdampak bencana di Ende tidak berjalan sendiri. Polri hadir, bergerak, dan bersama masyarakat melewati masa sulit menuju proses pemulihan.