Menembus Medan Sulit, Bripka Gerson Bawa WONTECH Polri untuk Sambungkan Kembali Komunikasi Warga

Menembus Medan Sulit, Bripka Gerson Bawa WONTECH Polri untuk Sambungkan Kembali Komunikasi Warga

MANGGARAI TIMUR – Di tengah keterbatasan akses komunikasi pascagempa Flores, Polri terus berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap dapat terhubung dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

Hal itu terlihat pada Rabu (26/8/2026), ketika Bripka Gerson, Kasi TIK Polres Manggarai Timur, membawa perangkat WONTECH Portable Polri menuju lokasi masyarakat terdampak bencana di wilayah Manggarai Timur.

Perangkat tersebut dibawa untuk membantu membuka akses komunikasi bagi warga yang berada di wilayah terdampak gempa dan mengalami keterbatasan jaringan komunikasi.

Bagi masyarakat yang sedang berada dalam situasi bencana, komunikasi bukan sekadar kebutuhan tambahan. Satu sambungan telepon dapat menjadi cara untuk memastikan keluarga mengetahui bahwa mereka selamat, mengetahui kondisi kerabat, maupun menyampaikan kebutuhan yang mendesak.

Bripka Gerson mengatakan, kehadiran WONTECH Portable Polri di lokasi pengungsian diharapkan dapat membantu masyarakat kembali berkomunikasi dengan keluarga.

“Kami berupaya membawa perangkat ini agar masyarakat yang terdampak gempa bisa kembali terhubung dengan keluarga. Bagi mereka, bisa menyampaikan kabar bahwa kondisi mereka aman saja sudah sangat berarti,” ujar Bripka Gerson.

Menurutnya, dalam penanganan bencana, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan makanan, air bersih maupun tempat tinggal. Akses komunikasi juga memiliki peran penting, terutama bagi warga yang terpisah dari keluarga akibat bencana.

Karena itu, perangkat WONTECH Portable Polri ditempatkan untuk dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana komunikasi di tengah kondisi pascabencana.

Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana personel Polri berupaya menjangkau masyarakat dengan membawa pelayanan langsung hingga ke lokasi terdampak.

Bripka Gerson menambahkan, pihaknya akan terus berupaya membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

“Kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat. Apa yang bisa kami lakukan, akan kami lakukan agar warga tidak merasa sendiri menghadapi situasi pascabencana ini,” katanya.

Bagi warga terdampak gempa, kehadiran perangkat komunikasi tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar fasilitas teknologi. Di tengah ketidakpastian pascabencana, komunikasi menjadi jembatan yang menghubungkan kembali keluarga, menghadirkan ketenangan, sekaligus menumbuhkan harapan.

Polri melalui Polres Manggarai Timur pun terus menunjukkan bahwa pelayanan kemanusiaan tidak berhenti pada pengamanan maupun distribusi bantuan. Memastikan masyarakat tetap dapat berkomunikasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan kepedulian di tengah masa pemulihan.

Membawa perangkat, menjangkau warga, dan menyambungkan kembali komunikasi keluarga. Sebab di tengah bencana, satu sambungan komunikasi dapat menjadi pesan sederhana yang paling berarti: “Kami selamat, kami baik-baik saja.”

#PolriUntukMasyarakat #PolriPeduli #BansosPolri #GempaFlores #ManggaraiTimur #WONTECHPolri #PolresManggaraiTimur #PolriUntukNTT #BersamaKitaBangkit #NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT