Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Antarkan Bantuan hingga Pelosok Warga Terdampak Gempa

Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Antarkan Bantuan hingga Pelosok Warga Terdampak Gempa

MANGGARAI TIMUR – Sulitnya medan bukan alasan bagi Polri untuk berhenti melayani masyarakat. Di tengah perjuangan warga bangkit dari dampak gempa bumi, jajaran Polres Manggarai Timur kembali menunjukkan kepedulian dengan menembus akses yang tidak mudah untuk mengantarkan bantuan langsung kepada masyarakat di Dusun Ledu, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (10/9/2026).

Mulai pukul 10.00 WITA, Kapolsek Lambaleda Utara bersama Padal BKO Kecamatan Lambaleda Utara, personel BKO dan personel Polsek Lambaleda Utara bergerak membawa bantuan logistik menuju warga terdampak.

Perjalanan menuju lokasi bukan tanpa tantangan. Personel harus melewati aliran kali sambil membawa bantuan agar kebutuhan masyarakat dapat tiba di titik tujuan.

Langkah demi langkah tetap diteruskan. Medan yang sulit justru menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang menunggu bantuan dan membutuhkan kehadiran negara di tengah situasi pascabencana.

Bantuan yang dibawa pun bukan sekadar simbol kepedulian. Sebanyak 50 kilogram beras, 10 dos mi instan, 50 lembar handuk dan 50 lembar pakaian wanita disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPH, mengatakan kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan perhatian, meskipun berada di wilayah dengan akses yang sulit.

“Ketika masyarakat membutuhkan, keterbatasan medan tidak boleh menjadi penghalang bagi kami untuk hadir. Bantuan harus diupayakan sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Kapolres.

Tak hanya membawa bantuan logistik, Polres Manggarai Timur juga menghadirkan pelayanan kesehatan. Tim Dokkes Polres Manggarai Timur memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat di lokasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri melihat kebutuhan warga secara lebih menyeluruh. Sebab, setelah bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bahan makanan dan perlengkapan sehari-hari, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi kesehatan mereka.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga pelayanan dan kepedulian. Semoga apa yang kami lakukan dapat sedikit meringankan beban warga dalam proses pemulihan,” ungkap AKBP Haryanto.

Bagi personel yang berada di lapangan, perjalanan melewati aliran kali dan medan yang sulit mungkin bukan perkara sederhana. Namun, semua itu menjadi tidak berarti ketika bantuan akhirnya dapat sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Dari Dusun Ledu, pesan pengabdian itu kembali terlihat: Polri tidak memilih jalan yang mudah, tetapi memilih untuk tetap hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Polres Manggarai Timur berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, membangun komunikasi, memberikan pelayanan serta memastikan kepedulian Polri menjangkau hingga wilayah yang sulit dijangkau.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 14.00 WITA dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Karena bagi Polri, pengabdian bukan tentang seberapa mudah jalan yang dilalui, melainkan tentang seberapa jauh langkah harus ditempuh agar masyarakat tidak merasa berjalan sendirian menghadapi bencana.

Polri Hadir, Menembus Keterbatasan untuk Masyarakat.

NTT Penuh Kasih, Dari Timur Menguatkan Indonesia.