Pasca Gempa Flores, Tim Sidokkes Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Jemput Bola di Desa Tiwu Tewa

Pasca Gempa Flores, Tim Sidokkes Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Jemput Bola di Desa Tiwu Tewa

Ende, NTT — Pascabencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), jajaran kepolisian bergerak cepat memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak tetap terjaga. Melalui Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Ende, pelayanan medis gratis digelar secara langsung menyasar warga di Desa Tiwu Tewa, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan pelayanan kesehatan keliling yang dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Ende ini dipantau langsung oleh Wakapolres Ende Kompol Ahmad, S.H. Menurunkan tim medis yang terdiri dari satu orang dokter dan tiga perawat, pelayanan kesehatan gratis tersebut mulai beroperasi sejak pukul 10.20 WITA.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polda NTT beserta seluruh Polres jajaran terus berupaya maksimal mendampingi masyarakat di masa pemulihan pascabencana.

"Bapak Kapolda NTT memberi instruksi tegas agar seluruh personel di lapangan bergerak cepat menangani dampak gempa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan warga. Kehadiran Tim Sidokkes Polres Ende di Desa Tiwu Tewa adalah wujud nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa aksi tanggap darurat ini bertujuan memastikan fisik masyarakat tetap prima.

“Pelayanan yang kami berikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter gratis, pembagian obat-obatan serta vitamin sesuai indikasi pasien, hingga edukasi kesehatan bagi warga setempat,” ungkap AKBP Yudhi Franata.

Dalam kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut, sebanyak 31 warga dari berbagai tingkatan usia—mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia—mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, sebagian besar warga mengeluhkan gangguan kesehatan berupa *Low Back Pain* (nyeri punggung bawah), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan Hipertensi.

Kapolres Ende juga memastikan bahwa persediaan logistik medis saat ini berada dalam kondisi aman. Ketersediaan obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dipastikan mencukupi untuk mendukung pelayanan di berbagai posko pengungsian di wilayah Kabupaten Ende.

Langkah jemput bola yang dilakukan Sidokkes Polres Ende menuai apresiasi dan respons haru dari warga setempat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan akibat dampak gempa.

"Saya dari Tim Penggerak PKK Desa Tiwu Tewa mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kedatangan dari tim Polres Ende, Polda, serta para dokter yang sudah membantu masyarakat Tiwu Tewa untuk pemeriksaan kesehatan. Kami sangat berterima kasih sekali," ungkap salah seorang perwakilan Tim Penggerak PKK Desa Tiwu Tewa.

Ia menambahkan bahwa di masa sulit pascagempa, warga cukup kesulitan untuk menjangkau Puskesmas maupun rumah sakit.

"Harapan kami ke depan kiranya hal-hal seperti ini bisa diterima oleh desa-desa yang lain juga. Terima kasih banyak, kami tidak bisa membantu dengan hal-hal lain. Kami berdoa kiranya Tuhan bisa membalas kebaikan Bapak Kapolres, kepolisian, serta para dokter," tuturnya.