Perkuat Akuntabilitas, Polda NTT Siap Pertahankan Opini WTP ke-13 Melalui Transparansi dan Dedikasi Humanis

Perkuat Akuntabilitas, Polda NTT Siap Pertahankan Opini WTP ke-13 Melalui Transparansi dan Dedikasi Humanis

Kupang, NTT – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menegaskan komitmennya dalam mendukung transparansi tata kelola keuangan negara. Hal ini disampaikan menyusul kegiatan Entry Meeting pemeriksaan laporan keuangan Polri tahun anggaran 2025 yang dihadiri secara daring dan luring oleh Irwasum Polri, Kabareskrim, PJU Mabes Polri, serta jajaran Kapolda seluruh Indonesia.

Standar Tinggi BPK RI untuk Polri

​Dalam arahannya, Bapak Sarjono dari BPK RI menekankan bahwa pemeriksaan ini merupakan amanat UUD 1945 dan UU Keuangan Negara. BPK bertugas menguji pengelolaan serta tanggung jawab keuangan negara yang hasilnya akan dilaporkan kepada DPR RI.

​Target akhirnya adalah pemberian Opini, di mana Polri sejauh ini telah menunjukkan prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 13 kali berturut-turut. Untuk mempertahankan predikat tersebut, BPK RI menekankan empat kriteria utama ​Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, ​Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), ​Kecukupan pengungkapan informasi keuangan secara transparan.

Respon Cepat Irwasum dan Polda NTT

​Irwasum Polri menegaskan kepada seluruh jajaran, termasuk Polda NTT, untuk menyiapkan diri dan dukungan data sebagai instrumen penting pertanggungjawaban.

Arahan ini ditindaklanjuti Kapolda NTT dengan menginstruksikan para Kasatker untuk memastikan setiap rupiah anggaran dikonversi menjadi output dan outcome yang nyata bagi masyarakat.

​"Polda NTT berkomitmen penuh mendukung tim pemeriksa BPK RI. Kami mengedepankan komunikasi terbaik dan kepatuhan. Predikat WTP bukan sekadar angka, tapi bukti bahwa anggaran Polri digunakan secara bertanggung jawab untuk melindungi dan melayani masyarakat NTT," ujar Kabid Humas Polda NTT.

Sinergi Akuntabilitas dan Sisi Humanis

​Menariknya, di tengah penguatan sistem manajemen risiko dan audit internal ini, Polda NTT juga tengah menyiapkan peluncuran buku "Sisi Lain Polisi". Inovasi ini menjadi bukti bahwa Polri yang akuntabel secara administrasi juga mampu tampil humanis secara aksi.

​Buku tersebut akan mengisahkan dedikasi personel di lapangan—mulai dari penanganan bencana hingga pengabdian sosial—yang dibiayai oleh anggaran negara secara efektif dan tepat sasaran.

​"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa dengan tata kelola keuangan yang baik (WTP), pelayanan Polri di NTT menjadi lebih berkualitas, lebih menyentuh hati, dan lebih profesional," tambah Kabid Humas.

Menuju Polri yang Lebih Baik

​Dengan dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan BPK RI dan rencana penerapan Perkap Manajemen Risiko, Polda NTT optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sinergi antara kepatuhan aturan dan inovasi komunikasi melalui buku "Sisi Lain Polisi" diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai garda terdepan penjaga Kamtibmas di Bumi Flobamora.