Polda NTT Pastikan Distribusi Gas LPJ di Kupang Tetap Berjalan, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Kupang - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTT melakukan koordinasi dengan distributor gas LPG di Kupang menyusul kelangkaan tabung gas yang sempat dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTT, Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan, S.I.K., M.H, menjelaskan bahwa pihaknya turun langsung melakukan koordinasi dengan distributor untuk memastikan penyebab kelangkaan sekaligus menjamin distribusi gas LPG tetap berjalan.
“Kami melakukan koordinasi serta memberikan himbauan kepada distributor agar memastikan pendistribusian gas LPG berjalan lancar dan penjualan di outlet tetap sesuai dengan harga yang telah ditetapkan,” jelas Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan.
Kegiatan koordinasi tersebut dilakukan oleh personel Subdit 4 Ditreskrimsus Polda NTT di kantor PT Pelita Timor Gas yang merupakan salah satu distributor LPG di Kota Kupang. Dalam pertemuan itu, polisi bertemu langsung dengan Direktur perusahaan, Alain.
Dalam penjelasannya kepada pihak kepolisian, Alain mengungkapkan bahwa kelangkaan LPG yang terjadi di Kota Kupang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya berkurangnya jadwal kedatangan kapal pengangkut kontainer dari Surabaya.
“Biasanya kapal pengangkut kontainer datang dua kali dalam seminggu, namun saat ini hanya satu kali seminggu,” jelasnya.
Selain itu, proses distribusi juga sempat terhambat akibat kerusakan container crane di pelabuhan Surabaya serta kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi jadwal pelayaran kapal pengangkut LPG menuju Nusa Tenggara Timur.
Meski demikian, pihak distributor memastikan distribusi LPG ke sejumlah outlet di Kota Kupang tetap berjalan. Pada hari yang sama, tercatat sebanyak empat kontainer LPG telah didistribusikan ke berbagai outlet dengan rincian:
-
Kontainer 1 : 616 tabung LPG 12 kg
-
Kontainer 2 : 616 tabung LPG 12 kg
-
Kontainer 3 : 323 tabung LPG 5,5 kg, 308 tabung LPG 12 kg, dan 48 tabung LPG 50 kg
-
Kontainer 4 : 13 tabung LPG 5,5 kg, 392 tabung LPG 12 kg, dan 60 tabung LPG 50 kg
Sementara harga LPG ukuran 12 kilogram di tingkat outlet saat ini berada di kisaran Rp260 ribu hingga Rp280 ribu per tabung. Distributor juga telah mengingatkan para pengecer agar tidak menjual di atas harga tersebut.
Selain itu, pihak distributor memastikan bahwa dua kontainer LPG tambahan dari Surabaya dijadwalkan tiba dalam dua hari ke depan, sehingga diharapkan dapat membantu menstabilkan pasokan LPG di Kota Kupang.
Dirreskrimsus Polda NTT menegaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan distribusi dan harga LPG di lapangan guna mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga.
“Kami akan melakukan pengecekan ke toko-toko penjual LPG serta terus berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga tidak melebihi ketentuan,” tegasnya.
Polda NTT juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi gas LPG dapat berjalan merata dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Humas Polda NTT
