Polda NTT Siap Diaudit BPK RI Berbasis ESG, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Kepercayaan Publik
Kupang — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menegaskan kesiapan penuh untuk menjalani audit kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Audit ini dipandang sebagai bagian penting dari upaya berkelanjutan Polda NTT dalam memastikan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas.
Kesiapan tersebut sekaligus mencerminkan profesionalisme institusi dalam menjaga integritas tata kelola anggaran serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Audit BPK sebagai Instrumen Kebijakan Strategis
Bagi Polda NTT, audit BPK RI bukan sekadar proses evaluasi administratif atas pelaksanaan anggaran masa lalu. Lebih dari itu, audit diposisikan sebagai instrumen strategis untuk memperbaiki kualitas kebijakan publik secara berkelanjutan.
Hasil pemeriksaan BPK akan dijadikan basis data kebijakan guna mengakselerasi peningkatan kinerja institusi, sehingga setiap rupiah anggaran negara yang dikelola Polri benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Adopsi Prinsip ESG dalam Pengelolaan Anggaran
Di tengah keterbatasan fiskal, Polda NTT secara konsisten mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan keuangan dan operasional organisasi.
-
Lingkungan (Environment)
Polda NTT menunjukkan kepedulian ekologis melalui berbagai program berkelanjutan, seperti penghijauan dan ketahanan pangan berbasis penanaman jagung, sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. -
Sosial (Social)
Penggunaan anggaran diarahkan untuk memberikan dampak sosial nyata, dengan menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia (human capital budgeting) serta kesiapan menghadapi bonus demografi secara produktif dan inklusif. -
Tata Kelola (Governance)
Polda NTT menerapkan standar akuntansi Polri dan BPK RI secara ketat guna mewujudkan Good Government melalui sistem pengelolaan keuangan yang transparan, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Fokus pada Lima Area Transformasi Strategis
Dalam rangka memperkuat kepercayaan publik, Polda NTT memfokuskan penggunaan anggaran pada lima area strategis, yaitu:
-
Pengurangan Kekerasan
Membangun institusi penegakan hukum yang kuat dan profesional untuk menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. -
Pengambilan Keputusan Inklusif
Mendorong proses kebijakan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. -
Identitas dan Keterbukaan Informasi
Memperkuat identitas institusi Polri yang modern, adaptif, serta menjamin keterbukaan informasi publik. -
Kerja Sama Internasional
Mengembangkan kapasitas penegakan hukum melalui sinergi dan kolaborasi global. -
Efektivitas Pengendalian Internal
Memperketat pengawasan pada belanja modal, pengadaan obat-obatan, serta logistik peluru, dengan komunikasi intensif bersama BPK RI untuk mengeliminasi temuan berulang.
Menjaga Integritas dan Tradisi Prestasi
Sebagai institusi yang telah 12 kali berturut-turut meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta penerima penghargaan Arkaya Wiwarta Prajaguna, Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan prestasi tersebut.
Ke depan, Polda NTT siap menjadi pilot project pengelolaan keuangan berkelanjutan di lingkungan Polri. Seluruh catatan hasil pemeriksaan BPK RI akan diintegrasikan dalam sistem pelaporan berkelanjutan guna memastikan kepercayaan masyarakat terhadap Polda NTT tidak hanya terjaga, tetapi semakin menguat.
Humas Polda NTT
