Pulihkan Mental Siswa Pasca-Gempa, Polres Sikka Gelar Trauma Healing di SD 1 Maumere
Sikka, NTT — Pasca gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sikka, perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pemulihan menyeluruh. Menjawab kebutuhan tersebut, Satuan Binmas Polres Sikka hadir menyapa para pelajar melalui kegiatan trauma healing di SD 1 Maumere, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WITA tersebut dikemas secara humanis dan penuh empati. Personel Sat Binmas yang dipimpin Kanit Bintibmas Aiptu Gabrielis Ivony Making, didampingi Kanit Binpolmas Aiptu Maria Avelina, Kaur Mintu Sat Binmas Aipda Ridwan, serta Bamin Sat Binmas Bripka Vera Hehanussa, hadir merangkul para siswa. Mereka mendengarkan langsung cerita, rasa takut, cemas, hingga rasa sedih yang dialami anak-anak pascagempa demi mengembalikan ketenangan dan rasa percaya diri para pelajar.
Untuk mencairkan suasana, petugas mengajak para siswa bermain, bernyanyi bersama, dan mengikuti beragam permainan edukatif yang membangkitkan keceriaan. Tak hanya bermain, personel Sat Binmas juga menyisipkan edukasi kebencanaan sederhana agar anak-anak memahami langkah keselamatan dasar saat situasi darurat terjadi.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pemulihan kondisi mental anak-anak pascabencana merupakan prioritas penting yang harus berjalan sejajar dengan bantuan fisik.
"Bencana tidak hanya meninggalkan dampak pada bangunan fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi psikologis anak-anak. Melalui pendampingan trauma healing ini, Polri ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan ruang yang aman untuk kembali tersenyum, berani bercerita, dan siap melanjutkan aktivitas belajar tanpa rasa takut," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Kombes Pol Henry menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata respons dan kepedulian jajaran Polda NTT dalam memberikan pelayanan serta dukungan sosial kepada masyarakat terdampak.
"Kehadiran Polri di lapangan tidak semata-mata untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perhatian sosial serta rasa aman psikologis. Kami mengapresiasi langkah cepat Polres Sikka dan terus mendorong lahirnya sinergi yang kuat antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat agar proses pemulihan anak-anak berjalan optimal," pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan trauma healing di SD 1 Maumere berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Sat Binmas Polres Sikka ini menjadi titik awal mengembalikannya rasa aman, tawa, dan harapan bagi generasi muda di Kabupaten Sikka pascagempa.
Humas Polda NTT
