Wontech Portable Polri Jadi Jembatan Komunikasi, Pengungsi Barang Kolong Sampaikan Terima Kasih

Wontech Portable Polri Jadi Jembatan Komunikasi, Pengungsi Barang Kolong Sampaikan Terima Kasih

MANGGARAI, NTT — Di tengah keterbatasan jaringan komunikasi pascagempa bumi, kehadiran Wontech Portable Polri di Posko Pengungsian Barang Kolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, menjadi angin segar bagi para penyintas.

Perangkat komunikasi yang disediakan Polri tersebut membantu warga tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat di luar wilayah pengungsian. Bagi masyarakat yang sedang berada dalam situasi penuh ketidakpastian, akses komunikasi bukan sekadar fasilitas, tetapi menjadi kebutuhan penting untuk memastikan kondisi keluarga dan orang-orang terdekat.

Salah seorang pengungsi menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Manggarai atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada Polres Manggarai atas bantuan Wontech Portable Polri. Bantuan ini sangat membantu kami untuk berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan.”

Kehadiran Wontech Portable juga memberikan rasa tenang bagi warga. Setelah gempa mengguncang wilayah Flores, sebagian masyarakat harus meninggalkan rumah dan bertahan di lokasi pengungsian. Dalam kondisi tersebut, komunikasi dengan keluarga menjadi salah satu cara untuk mengurangi kecemasan dan memastikan keselamatan orang-orang yang mereka cintai.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si. mengatakan, Polres Manggarai akan terus berupaya memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat selama masa tanggap darurat, termasuk memastikan warga memperoleh dukungan komunikasi.

Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam aspek pengamanan, tetapi juga berupaya menjawab kebutuhan masyarakat yang berkembang di lokasi pengungsian.

“Polres Manggarai bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, serta dukungan kepada masyarakat terdampak gempa. Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar dan rasa aman masyarakat dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat,” tegasnya.

Sementara itu, Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kehadiran fasilitas komunikasi di lokasi pengungsian merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana.

“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat tidak hanya berupa makanan, air bersih maupun tempat tinggal. Akses komunikasi juga sangat penting karena menjadi sarana bagi warga untuk mendapatkan informasi, menghubungi keluarga, dan memastikan kondisi orang-orang terdekat,” ujar Sajimin.

Ia menambahkan, jajaran Polda NTT bersama Polres di wilayah terdampak akan terus mengoptimalkan berbagai bentuk pelayanan kemanusiaan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi situasi ini. Polri akan terus hadir, mendengar kebutuhan warga dan memberikan bantuan semaksimal mungkin bersama seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana,” katanya.

Selain memanfaatkan Wontech Portable, masyarakat juga diimbau tetap mengikuti arahan petugas di posko serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Polisi mengingatkan warga agar memperoleh perkembangan terkait gempa dan kondisi kebencanaan melalui sumber resmi pemerintah maupun petugas yang berada di lokasi.

Di Posko Barang Kolong, bantuan teknologi sederhana itu akhirnya memiliki makna yang jauh lebih besar. Dari sebuah perangkat komunikasi, warga menemukan kembali jalan untuk menyapa keluarga, mengabarkan keadaan, dan menjaga harapan di tengah masa pemulihan.

Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap terhubung, terlindungi dan tidak berjalan sendiri menghadapi bencana.

#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT #PolriPeduli #PolriUntukMasyarakat #WontechPortable #PolresManggarai #PoldaNTT #AmanNusaII #PrayForNTT