Wujud Kepedulian Polri di Tengah Pemulihan Pascagempa, Polres Manggarai Salurkan Bansos dan Terpal ke SDN Sama Jaya

Wujud Kepedulian Polri di Tengah Pemulihan Pascagempa, Polres Manggarai Salurkan Bansos dan Terpal ke SDN Sama Jaya

Manggarai, NTT — Kepolisian Resor (Polres) Manggarai kembali menunjukkan kepedulian dan komitmennya dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah pelosok. Di tengah kondisi masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan pascagempa, jajaran Polres Manggarai hadir memberikan bantuan sosial (bansos) dan terpal kepada para siswa serta pihak SDN Sama Jaya, Desa Kakor, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan atas perintah Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Manggarai KOMPOL Mei Charles Sitepu, S.H., bersama sejumlah personel Polres Manggarai.

Kehadiran jajaran Polres Manggarai di SDN Sama Jaya tidak sekadar menjadi agenda penyaluran bantuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus pesan bahwa anak-anak di wilayah pelosok tetap mendapatkan perhatian, dukungan, dan semangat untuk terus menempuh pendidikan meskipun berada dalam situasi yang penuh keterbatasan.

SDN Sama Jaya merupakan salah satu sekolah yang berada di wilayah pelosok Kabupaten Manggarai. Kondisi geografis dan akses menuju wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah personel Polres Manggarai untuk menjangkau masyarakat dan memberikan bantuan secara langsung.

Bantuan yang disalurkan berupa bansos dan terpal yang diharapkan dapat membantu kebutuhan sekolah serta menunjang aktivitas belajar mengajar, terutama dalam situasi pascabencana ketika sarana dan prasarana pendidikan belum sepenuhnya kembali seperti semula.

Meski sederhana, bantuan tersebut memiliki makna yang lebih besar. Kehadiran personel kepolisian di tengah para siswa menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral agar anak-anak tidak kehilangan semangat belajar akibat kondisi yang mereka hadapi.

Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di SDN Sama Jaya bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap bersemangat mengejar cita-cita.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk memberikan semangat kepada anak-anak. Kami ingin mereka tetap belajar, tetap memiliki cita-cita dan terus berusaha meraih apa yang mereka impikan,” ujar Kompol Mei Charles Sitepu.

Ia menegaskan, keterbatasan yang dihadapi akibat bencana tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.

“Kami berharap anak-anak tidak melihat keterbatasan sebagai penghalang. Justru dari keterbatasan tersebut mereka dapat belajar menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Teruslah belajar, karena pendidikan merupakan jalan untuk meraih masa depan,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi pascabencana membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Pemulihan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali fasilitas yang mengalami kerusakan, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen Polres Manggarai untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, baik melalui pelayanan kepolisian maupun kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah jajaran Polres Manggarai yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, termasuk dengan memberikan perhatian kepada dunia pendidikan di wilayah pelosok.

Kabidhumas Polda NTT menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan.

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, terlebih ketika masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana. Kepedulian kepada masyarakat merupakan bagian dari pengabdian Polri dan harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Menurutnya, perhatian terhadap dunia pendidikan juga menjadi bagian penting dari upaya membangun ketahanan dan masa depan masyarakat.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kondisi geografis, keterbatasan fasilitas maupun situasi pascabencana tidak boleh membuat mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita. Karena itu, dukungan terhadap mereka harus terus diberikan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki,” jelasnya.

Kombes Henry menambahkan, kegiatan yang dilakukan Polres Manggarai tersebut menunjukkan bahwa pelayanan Polri harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah pelosok.

“Apa yang dilakukan jajaran Polres Manggarai merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi. Bantuan mungkin terlihat sederhana, tetapi kehadiran dan perhatian yang diberikan memiliki arti penting bagi masyarakat. Ini adalah wujud semangat Polri untuk terus dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung,” katanya.

Bencana alam dapat meninggalkan dampak yang panjang bagi masyarakat. Selain kerusakan terhadap lingkungan dan sarana fisik, bencana juga dapat memengaruhi aktivitas sosial, ekonomi, bahkan proses pendidikan anak-anak.