Aksi Heroik Menembus Malam: Polri Hadir dengan Kasih dan Cinta untuk Masyarakat Flores, NTT
MANGGARAI TIMUR — Pekatnya malam tidak menyurutkan langkah personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di tengah suasana duka dan kepanikan warga, Jumat (5/8/2026), personel Polri bersama tim medis bergerak cepat di wilayah Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Mereka menyisir lokasi pengungsian untuk memastikan warga yang membutuhkan pertolongan segera mendapatkan penanganan.

Dalam kondisi minim penerangan, petugas tidak hanya datang untuk menjaga keamanan. Mereka turun langsung membantu warga, mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis, hingga menandu pasien melewati gelapnya malam menuju ambulans.
Setelah berhasil dievakuasi, warga kemudian dibawa menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Setiap menit menjadi begitu berarti karena di tengah situasi bencana, keselamatan dan nyawa manusia menjadi prioritas utama.
Aksi tersebut merupakan bagian dari gerak cepat jajaran Polda NTT dalam menjalankan instruksi Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., agar seluruh personel hadir di tengah masyarakat dan memberikan pertolongan tanpa mengenal waktu maupun kondisi.
Bagi Polri, tugas kemanusiaan tidak berhenti ketika malam tiba. Justru dalam situasi paling sulit, keberadaan aparat negara harus semakin terasa bagi masyarakat yang sedang membutuhkan perlindungan dan pertolongan.
“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi dan bukti cinta paling nyata dari kami. Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak menyelamatkan setiap nyawa. Polri tidak akan pernah membiarkan masyarakat berjuang sendirian di tengah bencana ini,” tegas Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko.
Pesan tersebut diwujudkan personel di lapangan melalui tindakan nyata. Dengan seragam kepolisian yang dikenakan, mereka menjadi bagian dari perjuangan warga untuk melewati masa-masa sulit akibat bencana.
Call Center 110 Siaga 24 Jam
Selain mengerahkan personel ke lokasi terdampak, Polda NTT juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan ketika menghadapi kondisi darurat.
Masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan, termasuk dalam kondisi membutuhkan pertolongan evakuasi medis, pencarian anggota keluarga maupun bantuan keamanan.
Polda NTT juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengutamakan keselamatan. Warga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan serta segera menuju lokasi pengungsian yang telah dinyatakan aman oleh petugas.
Di berbagai titik pengungsian, personel Polri bersama tim medis juga terus memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Dalam situasi bencana, masyarakat diminta tetap saling menguatkan dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Polda NTT mengajak warga hanya mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang, seperti BMKG, BPBD, dan Polda NTT.
Malam di Lambaleda Utara akhirnya menjadi gambaran sederhana tentang arti kehadiran negara di tengah bencana. Ketika sebagian warga membutuhkan pertolongan, personel Polri memilih untuk tetap melangkah, menembus gelap, mengangkat mereka yang membutuhkan, dan memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian.
Sebab bagi Polri, pengabdian bukan sekadar kata. Di tengah bencana, pengabdian diwujudkan dengan kasih, kepedulian, dan tindakan nyata untuk menyelamatkan sesama.
#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT
Humas Polda NTT
