Biro Rena Polda NTT Gelar Penyusunan Pagu Indikatif 2027, Karo Rena Tekankan Perencanaan Anggaran yang Tepat Sasaran

Biro Rena Polda NTT Gelar Penyusunan Pagu Indikatif 2027, Karo Rena Tekankan Perencanaan Anggaran yang Tepat Sasaran

KUPANG – Biro Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Penyusunan Pagu Indikatif Satuan Kerja (Satker) Jajaran Tahun Anggaran 2027 di Hotel Sylvia, Kota Kupang, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Karo Rena Polda NTT, Kombes Pol. Wresni Haryadi Satya Nugroho, S.T., M.Si., dan diikuti para pejabat pengelola perencanaan serta anggaran dari seluruh satker jajaran Polda NTT.

Dalam sambutannya, Karo Rena menegaskan bahwa penyusunan pagu indikatif merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh program dan kegiatan organisasi dapat berjalan secara efektif, terukur, dan tepat sasaran sesuai prioritas pembangunan institusi Polri pada tahun anggaran mendatang. Berdasarkan data pagu indikatif yang dipaparkan, alokasi anggaran Polda NTT Tahun Anggaran 2027 baru mencapai sekitar 34,3 persen dari kebutuhan yang diajukan. Selain itu, pemenuhan belanja barang pada pagu indikatif 2027 baru berada pada angka 68,9 persen.

"Kita harus menyusun kebutuhan anggaran secara realistis, terukur, dan berdasarkan skala prioritas. Setiap rupiah yang direncanakan harus mampu mendukung peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kombes Pol. Wresni Haryadi Satya Nugroho.

Ia menjelaskan bahwa kondisi pagu indikatif yang masih terbatas menuntut seluruh satker untuk lebih cermat dalam merumuskan kebutuhan program. Oleh karena itu, setiap usulan harus didasarkan pada analisis kebutuhan yang benar-benar mendesak serta memperhatikan efektivitas penggunaan anggaran.

Menurutnya, terdapat sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran tahun 2027, antara lain kebutuhan penambahan satuan kerja baru, penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), serta optimalisasi dukungan operasional seluruh satker jajaran.

"Kita harus mampu menjawab berbagai tantangan organisasi ke depan melalui perencanaan yang matang. Penguatan Harkamtibmas, dukungan operasional, dan kebutuhan pengembangan organisasi harus terakomodasi secara proporsional dalam perencanaan anggaran," katanya.

Dalam arahannya, Karo Rena juga memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh peserta agar memperhatikan hierarki perencanaan, melakukan analisis dan evaluasi kinerja secara menyeluruh, menyelesaikan berbagai kewajiban atau hutang kegiatan yang masih ada, serta memprioritaskan kebutuhan yang benar-benar mendesak.

Ia mengingatkan bahwa kualitas perencanaan akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan program pada tahun anggaran berikutnya. Karena itu, seluruh satker diminta membangun sinergi dan koordinasi yang baik agar setiap usulan dapat disusun secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kegiatan ini bukan sekadar menyusun angka-angka anggaran, tetapi merancang arah pembangunan organisasi Polda NTT ke depan. Perencanaan yang baik akan menghasilkan pelaksanaan yang baik, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat," tegasnya.

Melalui kegiatan penyusunan pagu indikatif ini, Polda NTT berharap seluruh satker mampu menyusun rencana kebutuhan anggaran secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, sehingga berbagai program prioritas organisasi dapat terlaksana secara optimal pada Tahun Anggaran 2027.

#NttpenuhKasih