Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Nanganae, Wujud Nyata Kepedulian untuk Akses Warga

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Nanganae, Wujud Nyata Kepedulian untuk Akses Warga

Manggarai Barat — Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat dengan melaksanakan pembangunan jembatan sementara di Dusun Nanganae, Desa Macang Tanggar, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung jajaran Batalyon B Pelopor dan melibatkan 35 personel gabungan staf batalyon serta Kompi 4B Pelopor. Pembangunan dilakukan sebagai bagian dari rencana kerja Satuan Brimob Polda NTT Tahun 2026 sekaligus implementasi tugas Polri dalam membantu masyarakat.

Dansat Brimob Polda NTT, Afrizal Asri, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan akses transportasi warga.

“Pembangunan jembatan ini adalah wujud pengabdian Brimob untuk masyarakat. Kami ingin memastikan akses warga, termasuk anak-anak sekolah dan petani, tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Pengerjaan Sejak Pagi Hingga Sore

Kegiatan diawali apel kesiapan personel pada pukul 07.30 WITA di markas Batalyon. Selanjutnya pukul 08.00 WITA, personel bergerak menuju lokasi di Dusun Nanganae.

Sekitar pukul 08.30 WITA, personel langsung melaksanakan pembangunan jembatan bersama masyarakat setempat. Pengerjaan berlangsung hingga pukul 18.00 WITA sebelum seluruh personel kembali ke kesatrian.

Dalam proses pembangunan, berbagai perlengkapan digunakan, seperti palu, paku, kayu, parang, linggis, hingga chainsaw. Sementara kendaraan pendukung yang dikerahkan meliputi mobil komando roda empat dan truk roda enam untuk distribusi material.

Hadapi Medan Sulit dan Cuaca Ekstrem

Meski berjalan lancar, pengerjaan tidak lepas dari kendala. Medan yang sulit serta hujan deras sempat menghambat proses pembangunan jembatan.

Namun demikian, Dansat Brimob menegaskan seluruh kegiatan tetap berlangsung aman dan terkendali.

“Kendala medan dan cuaca menjadi tantangan, tetapi personel tetap semangat. Pengerjaan akan kami lanjutkan hingga jembatan dapat digunakan masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan jembatan sementara ini diharapkan segera memperlancar mobilitas warga Desa Macang Tanggar, khususnya dalam aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Kehadiran Brimob melalui kegiatan kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil.