Pasca Gempa Flores, Polres Mabar Dirikan Tenda Darurat di Dua Rumah Sakit Labuan Bajo
LABUAN BAJO – Kepolisian Resor Manggarai Barat, Polda NTT, bergerak cepat membantu penanganan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026).
Sebagai langkah antisipasi dan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, Polres Manggarai Barat bersama personel Brimob Labuan Bajo mendirikan tenda darurat di dua rumah sakit di Labuan Bajo, yakni Rumah Sakit Siloam dan RSUD Komodo.

Di halaman RS Siloam Labuan Bajo, sebanyak dua tenda Polri didirikan untuk mendukung pelayanan dan memberikan ruang aman bagi pasien maupun masyarakat di tengah kondisi pascagempa.
Sementara itu, satu tenda darurat didirikan di halaman RSUD Komodo Labuan Bajo.
Pembangunan tenda tersebut dipimpin langsung Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., bersama personel Polres Manggarai Barat dan Brimob Labuan Bajo.
Kapolres Manggarai Barat mengatakan pendirian tenda dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dalam kondisi aman.
“Kami bergerak cepat bersama personel untuk menyiapkan tenda darurat di rumah sakit. Ini bagian dari upaya kami memastikan masyarakat, khususnya pasien dan tenaga kesehatan, mendapatkan tempat yang aman dalam situasi pascagempa,” ujar AKBP Christian.
Menurutnya, keberadaan tenda darurat juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi situasi kebencanaan yang sewaktu-waktu dapat berkembang.
Bantu Warga yang Terkendala Biaya Pengobatan
Selain mendirikan tenda, Kapolres Manggarai Barat juga turun langsung membantu masyarakat yang sedang mendapatkan pelayanan di RSUD Komodo.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Christian turut memfasilitasi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan namun tidak memiliki BPJS.
Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan mendapat dukungan dari Bupati Manggarai Barat.
“Dalam situasi seperti ini, kita harus saling membantu. Jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi terkendala karena tidak memiliki BPJS. Kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” jelasnya.
Langkah tersebut menunjukkan sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.
Polri Siaga di Tengah Masyarakat
AKBP Christian menegaskan seluruh personel Polres Manggarai Barat tetap disiagakan untuk memantau kondisi wilayah, membantu masyarakat dan melakukan langkah-langkah penanganan apabila terjadi keadaan darurat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tetapi tetap waspada. Apabila terjadi gempa susulan, segera mencari tempat yang aman dan mengikuti arahan petugas,” katanya.
Polres Manggarai Barat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, BPBD, TNI dan seluruh stakeholder untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan terpadu.
Pendirian tiga tenda darurat di dua rumah sakit tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan kesehatan di tengah situasi pascagempa Flores.
#NttPenuhKasih #PrayForFlores
Humas Polda NTT
