Polda NTT Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Satu Hektare di Netpala TTS Siap Ditanami

Polda NTT Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Satu Hektare di Netpala TTS Siap Ditanami

TTS, NTT — Persiapan lahan untuk pengembangan komoditas bawang putih di Desa Netpala, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Selasa (11/8/2026), lahan seluas 1 hektare yang menjadi lokasi potensial penanaman bawang putih telah melalui proses penggemburan awal dan sebagian besar bedeng telah berhasil dibuat.

Monitoring perkembangan persiapan lahan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WITA, bertempat di lahan TTP Kecamatan Mollo Utara, Kampung Talmanu RT 001/RW 001, Desa Netpala, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten TTS.

Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring perkembangan persiapan lahan CPCL (Calon Petani dan Calon Lahan) untuk potensi penanaman bawang putih yang dilakukan oleh TTP Kecamatan Mollo Utara bersama Kelompok Tani Anugrah Mollo Netpala.

Dari hasil monitoring, lahan seluas 1 hektare tersebut telah dilakukan proses rotari atau penggemburan awal. Tahapan selanjutnya difokuskan pada pembuatan bedeng sebagai bagian dari persiapan lahan sebelum memasuki tahap penanaman.

Hingga hari ini, sebanyak 25 bedeng telah berhasil diselesaikan. Rinciannya, sebanyak 9 bedeng berukuran 3 x 45 meter dan 16 bedeng berukuran 3 x 68 meter.

Perkembangan tersebut menjadi indikator bahwa proses persiapan lahan berjalan secara bertahap dan melibatkan sinergi antara unsur terkait dengan kelompok tani di wilayah tersebut.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas perkembangan persiapan lahan bawang putih di Desa Netpala.

Menurutnya, keterlibatan dan pendampingan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

"Polda NTT terus mendorong jajaran untuk hadir dan bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Perkembangan persiapan lahan bawang putih di Desa Netpala yang telah mencapai 25 bedeng menunjukkan adanya kerja bersama yang baik antara petani dan unsur terkait," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas bawang putih di wilayah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Kami berharap proses ini terus dikawal dan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari kesiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga nantinya panen. Polri akan terus mendukung melalui koordinasi dan pendampingan bersama stakeholder terkait agar program ketahanan pangan dapat memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat," lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polda NTT juga terus mendorong pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak terkait agar potensi lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten TTS, khususnya dalam mendorong keterlibatan masyarakat dan kelompok tani dalam pengelolaan lahan produktif.

Sementara itu, Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., melalui jajaran di wilayahnya terus mendukung proses monitoring dan pendampingan terhadap kegiatan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.

Dengan telah selesainya 25 bedeng pada lahan seluas 1 hektare, persiapan penanaman bawang putih di Desa Netpala kini memasuki tahapan lanjutan. Sinergi antara TTP Kecamatan Mollo Utara dan Kelompok Tani Anugrah Mollo Netpala diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga lahan yang telah dipersiapkan dapat segera dimanfaatkan secara optimal.

Program tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai hasil produksi, tetapi juga membutuhkan proses panjang berupa kesiapan lahan, kerja bersama, pendampingan, serta konsistensi dalam setiap tahapan budidaya.

Polda NTT bersama jajaran Polres TTS berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya produktif masyarakat sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.