Senyum Kembali Terpancar: Polres Nagekeo Gelar Trauma Healing untuk Siswa Penyintas Gempa di SDI Waemburung

Senyum Kembali Terpancar: Polres Nagekeo Gelar Trauma Healing untuk Siswa Penyintas Gempa di SDI Waemburung

Nagekeo, NTT — Di tengah keterbatasan fasilitas sekolah pascabencana gempa bumi, senyum dan keceriaan siswa-siswi SDI Waemburung, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, akhirnya kembali terpancar. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pemulihan psikososial anak-anak penyintas bencana, Polres Nagekeo melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar kegiatan trauma healing pada Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Nagekeo, AKP Marcellinus Ola Sabon, didampingi staf Bag SDM serta personel Polwan Polres Nagekeo. Kedatangan rombongan Polri disambut penuh antusias oleh para guru dan seluruh siswa-siswi di sekolah darurat tersebut.

Berbagai aktivitas interaktif disiapkan untuk membantu anak-anak melupakan rasa takut dan kecemasan pascagempa. Mulai dari permainan edukatif, bernyanyi bersama, hingga sesi motivasi interaktif sukses mencairkan suasana. Di tengah kondisi ruang belajar yang masih darurat, kegiatan ini menjadi ruang aman bagi para siswa untuk kembali tertawa dan membangun semangat belajar.

Tidak hanya pendampingan mental, Polres Nagekeo juga menyalurkan dukungan nutrisi tambahan berupa susu dan biskuit kepada para siswa guna menunjang kesehatan dan energi mereka selama mengikuti aktivitas pemulihan.

Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT, **Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Nagekeo yang bergerak cepat memberikan perhatian khusus kepada anak-anak penyintas bencana.

"Bencana alam seperti gempa bumi tidak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis yang mendalam, terutama pada anak-anak. Apa yang dilakukan oleh jajaran Polres Nagekeo adalah wujud nyata kepolisian yang hadir secara humanis, tidak hanya menjaga keamanan, melainkan juga merawat asa dan mental masyarakat yang terdampak," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra meneruskan pesan Kapolda NTT.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mendampingi masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak tahu mereka tidak sendiri. Polri akan terus mendampingi pemulihan ini dari sisi psikososial agar senyum dan semangat mereka kembali tumbuh untuk melanjutkan pendidikan," ungkap AKBP Rachmat.

Rangkaian kegiatan trauma healing di SDI Waemburung ini berlangsung hingga pukul 10.40 Wita dalam situasi yang aman, tertib, lancar, dan kondusif.