Wujud Kepedulian Bhayangkari, Lima Ton Bantuan Dikirim ke Lima Polres di NTT dengan KP. BIMA
Labuan Bajo, NTT — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus mempersiapkan pendistribusian bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari kepada sejumlah wilayah di NTT. Bantuan tersebut akan dikirim menggunakan kapal Korpolairud Baharkam Polri KP. BIMA, yang direncanakan bertolak dari Labuan Bajo pada Senin, 24 Agustus 2026.
Pengiriman bantuan ini menyasar lima wilayah hukum kepolisian, yakni Polres Manggarai Timur, Polres Nagekeo, Polres Ngada, Polres Ende, dan Polres Sikka. Distribusi akan dilakukan melalui dua pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Reo dan Pelabuhan Marapokot, Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan jajaran Polda NTT saat ini tengah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan proses pengiriman bantuan berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
“Bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat melalui jajaran kepolisian di wilayah Nusa Tenggara Timur. Saat ini kami masih melakukan persiapan, termasuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) serta memastikan kesiapan kapal dan kebutuhan pendukung lainnya,” ujar Kombes Pol Sajimin, mewakili Kapolda NTT.
Menurutnya, KP. BIMA dijadwalkan berangkat dari Labuan Bajo pada Senin, 24 Agustus 2026. Untuk bantuan yang diperuntukkan bagi Polres Manggarai Timur, barang akan diturunkan dan diambil melalui Pelabuhan Reo.
Sementara bantuan bagi Polres Nagekeo, Polres Ngada, Polres Ende, dan Polres Sikka akan didistribusikan melalui Pelabuhan Marapokot, Mbay.
“Distribusi bantuan akan disesuaikan dengan tujuan masing-masing wilayah. Untuk Manggarai Timur, pengambilan dilakukan di Pelabuhan Reo. Sedangkan bantuan untuk Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka akan melalui Pelabuhan Marapokot di Mbay,” jelasnya.
Adapun bantuan yang dikirim memiliki total berat mencapai 5.091 kilogram atau lebih dari 5 ton. Bantuan tersebut terdiri dari kasur lipat, pakaian, sarung, selimut, genset, panel surya, serta kompor.
Rincian Bantuan
Untuk Polres Manggarai Timur, bantuan yang dikirim terdiri dari 41 unit kasur lipat dengan berat 103 kilogram, pakaian dan sarung sebanyak 166 buah serta selimut 166 buah dengan berat 471 kilogram, serta 10 unit genset dengan berat 250 kilogram. Total bantuan untuk Manggarai Timur mencapai 824 kilogram.
Untuk Polres Nagekeo, bantuan terdiri dari 41 unit kasur lipat seberat 103 kilogram, pakaian dan sarung sebanyak 166 buah serta selimut 166 buah dengan berat 471 kilogram, lima unit genset seberat 125 kilogram, dan dua unit panel surya dengan berat 506 kilogram. Total tercatat 1.205 kilogram.
Selanjutnya, Polres Ngada mendapatkan 41 unit kasur lipat dengan berat 103 kilogram, pakaian dan sarung sebanyak 166 buah serta selimut 166 buah seberat 471 kilogram, dan dua unit panel surya dengan berat 506 kilogram. Total bantuan mencapai 1.080 kilogram.
Untuk Polres Ende, bantuan yang dikirim berupa 41 unit kasur lipat seberat 103 kilogram, pakaian dan sarung sebanyak 166 buah serta selimut 166 buah dengan berat 471 kilogram, lima unit genset seberat 125 kilogram, satu unit panel surya seberat 253 kilogram, serta tiga unit kompor seberat 39 kilogram. Total berat bantuan mencapai 991 kilogram.
Jumlah yang sama juga dialokasikan untuk Polres Sikka, yakni 41 unit kasur lipat seberat 103 kilogram, pakaian dan sarung sebanyak 166 buah serta selimut 166 buah dengan berat 471 kilogram, lima unit genset seberat 125 kilogram, satu unit panel surya seberat 253 kilogram, serta tiga unit kompor seberat 39 kilogram. Totalnya mencapai 991 kilogram.
Dengan demikian, keseluruhan bantuan yang dipersiapkan untuk lima wilayah tersebut mencapai 5.091 kilogram.
Distribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Wilayah
Kombes Pol Sajimin menjelaskan, terdapat pengaturan khusus dalam proses pengambilan bantuan di Mbay. Bantuan untuk Polres Ngada akan diambil di Mbay, Kabupaten Nagekeo, sementara bantuan untuk Polres Nagekeo juga akan diambil melalui lokasi yang sama.
Khusus panel surya yang dialokasikan untuk Nagekeo, sebagian masih tergabung dengan barang bantuan untuk Ende karena dipusatkan terlebih dahulu di Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, dalam rangkaian kegiatan kunjungan Ketua Umum Bhayangkari.
“Setelah seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Ketua Umum Bhayangkari selesai, panel surya yang diperuntukkan bagi Nagekeo akan dikembalikan dan selanjutnya didistribusikan ke wilayah tersebut,” terang Kombes Pol Sajimin.
Ia menambahkan, proses pengiriman tidak hanya berorientasi pada kelancaran transportasi barang, tetapi juga memastikan seluruh bantuan dapat diterima oleh jajaran kewilayahan dan selanjutnya dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
“Harapan kami, seluruh bantuan ini dapat sampai dengan aman dan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Polri bersama Bhayangkari akan terus berupaya hadir memberikan pelayanan dan kepedulian di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Saat ini, personel terkait masih melakukan persiapan akhir, termasuk pengisian BBM, pengecekan kesiapan kapal, penataan muatan, serta berbagai kebutuhan pendukung sebelum keberangkatan.
“Mohon dukungan agar seluruh proses persiapan dan perjalanan KP. BIMA nantinya berjalan aman dan lancar. Kami akan terus melakukan koordinasi dengan jajaran terkait sampai bantuan tersebut tiba di masing-masing wilayah tujuan,” pungkas Kombes Pol Sajimin.
Pengiriman bantuan melalui jalur laut ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran Polri dan Bhayangkari dalam memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya daerah yang membutuhkan dukungan sarana dan perlengkapan penunjang.
Humas Polda NTT
