Polres Nagekeo Gelar Apel Pasukan, Pastikan Pengamanan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 Siap Dilaksanakan

Polres Nagekeo Gelar Apel Pasukan, Pastikan Pengamanan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026 Siap Dilaksanakan

Nagekeo, NTT – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026, Polres Nagekeo menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan di Lapangan Apel Polres Nagekeo, Senin (22/6/2026) pukul 08.00 Wita.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Danyonif 834/Wakanga Mere, Wakapolres Nagekeo, para Pejabat Utama Polres Nagekeo, personel Yonif 834/Wakanga Mere, Danramil 1625/Aesesa, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo, serta unsur terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan kegiatan MTQ tingkat Provinsi NTT.

Sejumlah personel dari berbagai unsur turut mengikuti apel tersebut, terdiri dari Pleton TNI, Pleton Staf Gabungan, Pleton Sat Samapta, Pleton Satlantas, Pleton gabungan Satintelkam, Satreskrim dan Satresnarkoba, Pleton Dinas Perhubungan, Pleton Satpol PP, serta didukung kendaraan operasional pengamanan yang akan digunakan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Dalam amanatnya, Kapolres Nagekeo menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas seluruh instansi yang terlibat dalam pengamanan.

Menurutnya, penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan kegiatan keagamaan semata, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan, kerukunan, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi NTT, kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh peserta, ofisial, tamu undangan, maupun masyarakat yang akan mengikuti dan menyaksikan kegiatan ini,” tegas AKBP Rachmat Muchamad Salihi.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Selain itu, setiap anggota diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat menghambat jalannya kegiatan.

“Keberhasilan pengamanan MTQ ini bukan hanya diukur dari tidak adanya gangguan keamanan, tetapi juga dari terciptanya rasa aman, nyaman, dan damai bagi seluruh peserta serta masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, panitia penyelenggara, serta seluruh pemangku kepentingan guna mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi NTT di Kabupaten Nagekeo.

Seluruh rangkaian apel berlangsung dengan tertib dan berakhir pada pukul 08.30 Wita dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

Apel gelar pasukan ini menjadi bukti nyata kesiapan seluruh stakeholder di Kabupaten Nagekeo dalam mendukung dan mengamankan pelaksanaan MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan sukses.

Sementara itu, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kesiapan yang telah dilakukan Polres Nagekeo bersama seluruh unsur pengamanan dalam menyambut pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah Polres Nagekeo yang telah melaksanakan apel gelar pasukan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung pengamanan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen seluruh pihak untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin seluruh rangkaian MTQ dapat berlangsung dengan tertib dan lancar,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Kabidhumas menegaskan bahwa Polda NTT mendukung penuh upaya pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Nagekeo melalui sinergi yang kuat bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait.

“MTQ merupakan momentum penting yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mempererat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, pengamanan harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan responsif agar seluruh peserta maupun masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nagekeo untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban, memperkuat semangat persaudaraan, dan menyukseskan MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi NTT sehingga menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Nagekeo dan Nusa Tenggara Timur,” pungkas Kabidhumas Polda NTT.