Polri Peduli Korban Gempa Flores: Kapolsek Lembor Tembus Malam Salurkan Bantuan Sembako
Labuan Bajo- Duka mendalam akibat guncangan gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Laut Flores, lepas pantai Mbay, Kabupaten Nagekeo, tidak hanya dirasakan di pusat episentrum, tetapi juga menyisakan trauma dan kerusakan fisik mendalam bagi warga di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Menjawab situasi darurat tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor bergerak cepat melaksanakan patroli dialogis sekaligus peninjauan langsung ke titik-titik permukiman terdampak. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Lembor, IPDA Vinsen H. Bagus, S.IP. bersama jajaran dan pemerintah desa setempat, aksi tanggap bencana digelar hingga malam hari di Kampung Pang Lembor, Desa Wae Bangka, Senin (17/8/2026).

Langkah nyata kepolisian ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca-bencana, melakukan verifikasi faktual tingkat kerusakan rumah warga, serta menyalurkan bantuan logistik darurat (Polri Peduli) secara langsung kepada kepala keluarga yang paling terdampak.

Menyisir Titik Terparah di Kampung Pang Lembor
Rangkaian aksi kemanusiaan tersebut dimulai pada pukul 17.00 WITA. Tim Polsek Lembor menempuh perjalanan menuju Kantor Desa Wae Bangka untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mengumpulkan data awal wilayah permukiman yang mengalami dampak paling parah.
Dalam koordinasi awal di kantor desa pada pukul 18.00 WITA, Kepala Desa Wae Bangka memaparkan peta kerawanan dan mengarahkan petugas menuju Kampung Pang Lembor, kawasan pemukiman warga yang dilaporkan mengalami kerusakan fisik paling berat.
"Berdasarkan pantauan awal dan laporan warga desa, dampak guncangan gempa paling parah terpusat di Kampung Pang Lembor. Ada beberapa unit rumah warga yang roboh dan mengalami rusak total sehingga tidak memungkinkan lagi untuk ditempati," ujar Kepala Desa Wae Bangka, Hironimus Tarsisius Sejati saat memberikan gambaran situasi kepada petugas.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Lembor, IPDA Vinsen H. Bagus, S.IP. menegaskan komitmen jajarannya untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi krisis guna memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga.
"Prinsip kami di lapangan adalah memastikan tidak ada warga korban bencana yang merasa terisolasi atau diabaikan. Kehadiran Polsek Lembor di Desa Wae Bangka malam ini bukan sekadar untuk mendata, melainkan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, memberikan dorongan moral, serta menyerahkan bantuan pangan secara tepat sasaran kepada warga yang kehilangan tempat tinggal," tegas IPDA Vinsen.
Penyaluran Bantuan Sembako dan Himbauan Kamtibmas
Pada pukul 19.00 WITA, rombongan Kapolsek Lembor bersama personel dan perangkat Desa Wae Bangka bergerak menyusuri kawasan Kampung Pang Lembor. Di lokasi tersebut, petugas memverifikasi sedikitnya 8 (delapan) unit rumah warga roboh dan mengalami kerusakan tingkat berat/rusak total akibat guncangan hebat gempa Flores.
Di tengah suasana keprihatinan, Kapolsek Lembor menyerahkan bantuan paket sembako secara langsung (door to door) kepada 8 kepala keluarga yang rumahnya hancur. Bantuan bahan pangan pokok tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan konsumsi darurat keluarga dalam beberapa hari ke depan.
Selain menyerahkan bantuan pangan, Kapolsek Lembor turut memberikan imbauan kamtibmas serta pendekatan psikologis (trauma healing) sederhana agar warga tidak terlarut dalam kecemasan berlebih atas potensi gempa susulan (aftershocks).
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kampung Pang Lembor untuk tetap tenang, namun senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi guncangan susulan, segera evakuasi diri ke area terbuka yang aman. Tolong tingkatkan solidaritas antarwarga, saling menjaga kekeluargaan, dan jangan mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau isu tidak benar seputar bencana," ujar Kapolsek Lembor saat berdialog langsung dengan warga penampungan.
Apresiasi Warga dan Kebutuhan Tenda Darurat
Kedatangan rombongan kepolisian dan perangkat desa di tengah malam mendatangkan kehangatan serta rasa tenang bagi para korban gempa di Kampung Pang Lembor.
Rasa haru dan apresiasi disampaikan oleh Kepala Desa Wae Bangka, Hironimus Tarsisius Sejati mewakili warganya yang tertimpa musibah.
"Atas nama pemerintah desa dan warga Kampung Pang Lembor, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolsek Lembor beserta jajaran. Kehadiran bapak-bapak polisi malam ini memberikan rasa aman dan dorongan semangat yang luar biasa bagi warga kami yang sedang berduka. Bantuan sembako ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan makan harian keluarga korban," tutur Kepala Desa Wae Bangka.
Salah satu perwakilan kepala keluarga penerima bantuan yang rumahnya rusak total juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian cepat dari jajaran Polsek Lembor.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian Bapak Kapolsek dan Polsek Lembor yang mau datang langsung melihat kondisi kami di kampung. Rumah kami hancur akibat gempa, dan bantuan pangan ini sangat membantu kami untuk bertahan di saat sulit seperti ini," ungkap Largus Labut, salah satu warga korban gempa di Kampung Pang Lembor.
Catatan Kebutuhan Mendesak dan Tindak Lanjut
Dari hasil verifikasi dan pemetaan langsung di lapangan, tim Polsek Lembor mencatat beberapa poin krusial untuk penanganan pasca-bencana lanjutan:
Kerusakan Fisik: Terdata 8 unit rumah warga di Kampung Pang Lembor mengalami rusak total.
Kebutuhan Mendesak: Selain bahan pangan, para korban gempa sangat membutuhkan terpal dan tenda darurat sebagai tempat bernaung sementara yang layak.
Koordinasi Lanjutan: Hasil pendataan faktual ini akan segera dilaporkan kepada pimpinan tingkat Polres Manggarai Barat serta dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat untuk penanganan bantuan lanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli dialogis, peninjauan lokasi bencana, dan penyaluran bantuan sosial kemanusiaan oleh Polsek Lembor berakhir pada pukul 21.00 WITA. Seluruh kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan.
#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT
Humas Polda NTT
