Jumat Curhat Polda NTT di Oebufu, Warga Apresiasi Kinerja Bhabinkamtibmas dan Sampaikan Aspirasi Kamtibmas

Jumat Curhat Polda NTT di Oebufu, Warga Apresiasi Kinerja Bhabinkamtibmas dan Sampaikan Aspirasi Kamtibmas

Kupang, 5 Juni 2026 – Program Jumat Curhat yang digelar Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menjadi wadah efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang berlangsung di rumah warga milik Bapak Edmon Manafe, Jalan Taebenu, RT 004/RW 001, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (5/6/2026), dihadiri sekitar 50 warga bersama perwakilan sejumlah satuan kerja Polda NTT dan Polres setempat.

Kegiatan dipimpin oleh Kabagrenprograr Biro Rena Polda NTT AKBP Marsel Y. Triogemi, A.Md., didampingi perwakilan Biro SDM, Biro Ops, Ditlantas, Ditbinmas, Dit PPA dan PPO Polda NTT serta Kapolsek Kota Raja AKP Frids Madja.

Dalam sambutannya, AKBP Marsel Y. Triogemi menyampaikan permohonan maaf karena Kapolda NTT tidak dapat hadir secara langsung lantaran tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan bentuk komitmen Polda NTT untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif dengan masyarakat.

"Melalui Jumat Curhat ini, kami ingin mendengar secara langsung aspirasi, kritik, maupun saran dari masyarakat. Ini menjadi ruang dialog bersama agar Polri dapat terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar AKBP Marsel.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Kami ingin membangun sinergi yang kuat bersama masyarakat. Setiap masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan Polri ke depan," tambahnya.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi lalu lintas di wilayah Oebufu, khususnya kemacetan yang kerap terjadi pada sore hari serta minimnya penerangan jalan dan rambu-rambu lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Ditlantas Polda NTT, Iptu Sura Atmadja Mansjur, menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Kupang Kota untuk melakukan kajian terkait kebutuhan pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut.

Sementara terkait usulan pemasangan lampu jalan dan rambu-rambu lalu lintas, pihak Ditlantas akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Pemerintah Daerah dan Dinas PUPR sebagai bagian dari unsur lima pilar keselamatan berlalu lintas.

Selain persoalan lalu lintas, warga juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bhabinkamtibmas yang dinilai aktif menjaga keamanan lingkungan.

Perwakilan warga, Yahya dan beberapa tokoh masyarakat lainnya, mengungkapkan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di Kelurahan Oebufu sangat dirasakan manfaatnya.

"Meskipun sudah malam hari, Bhabinkamtibmas tetap melaksanakan patroli, memberikan imbauan kamtibmas, dan aktif berkomunikasi dengan masyarakat melalui grup warga. Kami berharap anggota yang berprestasi seperti ini dapat diberikan penghargaan," ujar salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, AKBP Marsel menyampaikan apresiasi atas penilaian positif masyarakat terhadap personel Polri di lapangan.

"Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Bhabinkamtibmas. Masukan ini akan kami sampaikan kepada pimpinan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi anggota yang telah bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat," katanya.

Warga juga mengeluhkan keberadaan kabel-kabel yang menjuntai dan tidak tertata rapi di sejumlah ruas jalan karena dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pengguna kendaraan.

Menjawab persoalan tersebut, AKBP Marsel menjelaskan bahwa pihak kepolisian akan mengoordinasikan permasalahan tersebut dengan instansi terkait di Pemerintah Daerah agar dapat segera dicarikan solusi.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan seluruh persoalan yang dihadapi masyarakat, sehingga dibutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk menghasilkan solusi yang tepat.

AKBP Marsel menambahkan bahwa program Jumat Curhat merupakan salah satu inovasi Polri untuk memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat tidak segan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Dengan komunikasi yang baik, setiap masalah dapat dicari jalan keluarnya secara bersama-sama," ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Polda NTT dan warga Kelurahan Oebufu.

Melalui program Jumat Curhat, Polda NTT terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat sejalan dengan semangat Polri Presisi serta program NTT Penuh Kasih yang terus digaungkan Kapolda NTT.

#NttPenuhKasih