Pasca Gempa Flores, Polres Ende dan Brimob Bahu-membahu Bersihkan Rumah Warga di Lokoboko

Pasca Gempa Flores, Polres Ende dan Brimob Bahu-membahu Bersihkan Rumah Warga di Lokoboko

ENDE — Kepedulian dan respons cepat jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali ditunjukkan di tengah situasi pascagempa Flores. Minggu (16/8/2026) pagi, personel Polres Ende bersama personel Kompi 3 Batalyon B Satbrimob Polda NTT turun langsung membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa bumi di Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Dengan mengandalkan tenaga dan semangat gotong royong, personel kepolisian bersama warga bahu-membahu menyingkirkan reruntuhan batu bata, pecahan material bangunan, serta puing-puing yang berserakan di sekitar rumah warga.

Pembersihan dilakukan untuk mengurangi potensi bahaya sekaligus membuat lingkungan permukiman kembali aman dan dapat digunakan oleh masyarakat.

Danki Kompi 3 Batalyon B Satbrimob Polda NTT Iptu I Wayan Sukadana bersama Ipda Sadiun T. Laamo, S.Sos. memimpin langsung personel dalam kegiatan tersebut.

Ipda Sadiun mengatakan kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan wujud komitmen Polri untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Kami bersama Satbrimob dan Polres sama-sama datang ke lokasi untuk membantu warga masyarakat yang terdampak gempa. Ada sekitar empat unit rumah yang sudah kita bersihkan bersama-sama,” ujar Ipda Sadiun saat berada di lokasi.

Menurutnya, pembersihan difokuskan pada rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa, terutama material bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan jajaran Polda NTT dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Bapak Kapolda NTT telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir dan membantu masyarakat terdampak gempa. Personel tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus peka terhadap kebutuhan warga dan memberikan bantuan nyata di lapangan,” ujar Kombes Pol Sajimin.

Ia menegaskan, sinergi antara Polres Ende, Satbrimob Polda NTT dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“Gotong royong seperti ini sangat penting. Selain membantu membersihkan lingkungan dan rumah warga, kehadiran personel juga memberikan semangat kepada masyarakat bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” katanya.

Bagi warga Lokoboko, kehadiran polisi dan Brimob di tengah kondisi sulit tersebut memberikan arti tersendiri. Salah seorang warga yang rumahnya terdampak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polda NTT, Satbrimob, Polres Ende dan seluruh pihak yang telah membantu membersihkan puing-puing rumah mereka.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT, Bapak Dansat Brimob, Bapak Kapolres Ende beserta jajaran, dan semua pihak yang telah membantu kami membersihkan puing-puing akibat dampak gempa yang menimpa kami,” ungkap warga tersebut.

Kombes Pol Sajimin menambahkan, jajaran Polda NTT akan terus melakukan pemantauan dan membantu masyarakat di wilayah terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat, terlebih ketika mereka sedang menghadapi bencana. Kami akan terus bergerak bersama seluruh unsur terkait untuk membantu proses pemulihan,” pungkasnya.

Gotong royong di Lokoboko menjadi gambaran nyata bahwa di tengah situasi pascabencana, semangat kebersamaan tetap menyala. Personel Polri hadir bukan sekadar dengan seragam, tetapi dengan tenaga, kepedulian, dan kemanusiaan untuk membantu warga kembali menata kehidupan setelah gempa.

#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT