Polda NTT Hadir di Tengah Masyarakat Kelurahan Kuanino Lewat Jumat Curhat, Serap Aspirasi Warga
KUPANG, NTT — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menggelar kegiatan "Jumat Curhat" guna mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, serta masukan dari masyarakat. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, pada Jumat (7/8/2026) mulai pukul 09.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dipimpin oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda NTT AKBP Budhi Setyadi, S.I.K., M.M., serta dihadiri oleh Perwakilan Ditbinmas Polda NTT AKBP Wayan Suparta, S.E., Kabag Psikologi Polda NTT Kompol Dwi Chrismawan, S.Psi., M.Si., M.Psi., perwakilan Pejabat Utama (PJU) Polda NTT, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuanino, Ketua RT 013, 014, dan 019, serta mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Kupang dan IAKN Kupang.
Rangkaian acara yang diawali dengan pembukaan dan doa bersama tersebut langsung dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) disampaikan oleh warga secara terbuka.

Beberapa isu utama yang menjadi sorotan warga meliputi:
Gangguan Kamtibmas Lingkungan Kos: Warga mengeluhkan perilaku sebagian anak kos yang kerap memutar musik keras hingga larut malam serta mengonsumsi minuman keras sambil berkaraoke. Warga menyayangkan respons kasar dari oknum mahasiswa/anak kos saat ditegur secara baik-baik.
Proses Seleksi Penerimaan Anggota Polri: Warga menyampaikan aspirasi agar Polda NTT dapat mengutamakan kuota bagi anak-anak daerah asli NTT dalam proses penerimaan anggota Polri.
Kejahatan Siber dan Akun Palsu: Masyarakat menanyakan prosedur pelaporan serta sanksi hukum terkait tindak penipuan yang menggunakan akun palsu di media sosial.
Layanan Lalu Lintas (ETLE dan Laka Lantas): Pertanyaan terkait kejelasan mekanisme tilang elektronik serta ketersediaan nomor call center cepat tanggap saat terjadi kecelakaan lalu lintas.
Fasilitas Air Bersih: Permintaan dukungan penyediaan sarana sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Kelurahan Kuanino.
Menanggapi seluruh keluhan dan aspirasi tersebut, pihak Kepolisian memberikan penjelasan teknis, solusi preventif, serta langkah konkret yang akan diambil. Jajaran kepolisian menegaskan bahwa permasalahan seperti miras, kenakalan remaja, dan potensi balap liar tetap menjadi fokus utama pencegahan secara berkelanjutan.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan program unggulan institusi Polri untuk menjembatani komunikasi langsung antara aparat kepolisian dan warga.
"Kegiatan Jumat Curhat ini merupakan terobosan terprogram dari Bapak Kapolri yang dilaksanakan rutin setiap hari Jumat oleh seluruh tingkatan jajaran Polri di wilayah. Melalui wadah ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan warga tanpa jarak," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Lebih lanjut, Kabidhumas mengimbau agar masyarakat turut aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu memanfaatkan saluran komunikasi resmi milik kepolisian.
"Mengenai gangguan ketertiban akibat aktivitas anak kos maupun kasus-kasus lain di lapangan, kami sangat mengharapkan kepedulian bersama dari pengurus RT, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat untuk mengedepankan pembinaan lingkungan. Namun, jika ditemukan adanya potensi gangguan kamtibmas yang membutuhkan penanganan cepat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Call Center Kepolisian di nomor 110," tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Kuanino berakhir pada pukul 11.00 WITA. Acara ditutup secara resmi dan berlangsung dalam situasi yang aman, lancar, serta kondusif.
Humas Polda NTT
