Polda NTT Salurkan 300 Paket Makanan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT Salurkan 300 Paket Makanan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores

NAGEKEO, NTT — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap penanganan pascabencana, Polda NTT menyalurkan bantuan makanan kepada warga yang berada di Posko Terpadu Darurat Bencana, Pos Pengungsian Polsek Aesesa, Polres Nagekeo.

Sebanyak kurang lebih 300 paket makanan dibagikan kepada masyarakat terdampak yang berada di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga, terutama di tengah situasi darurat pascagempa yang masih membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan pelayanan dan bantuan secara langsung, khususnya kepada warga yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

“Polda NTT bersama jajaran terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi. Bantuan makanan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polri agar kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian dapat terbantu,” ujar Kombes Pol Sajimin menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak. Polri akan terus berkoordinasi dan mendukung upaya penanganan pascabencana, termasuk memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman, pelayanan, serta bantuan yang dibutuhkan,” tambahnya.

Penyaluran bantuan makanan di Pos Pengungsian Polsek Aesesa tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam penanganan darurat bencana. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga, keberadaan personel kepolisian di lokasi pengungsian juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memastikan proses penanganan berjalan tertib.

Polda NTT menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi pascagempa di wilayah Flores dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara optimal.

Polri hadir untuk masyarakat—di saat kondisi normal maupun ketika masyarakat menghadapi bencana. Bantuan 300 paket makanan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polda NTT dalam membantu warga Flores melewati masa-masa sulit pascagempa.