Brimob Polda NTT dan Polsek Wewaria Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Tiga Desa Kembali Terhubung

Brimob Polda NTT dan Polsek Wewaria Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Tiga Desa Kembali Terhubung

Ende – Wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT bersama Polsek Wewaria, Polres Ende. Mereka bergotong royong memperbaiki jembatan darurat bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor roda dua di Desa Fatuatu, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Sabtu (7/2/2026).

Jembatan darurat tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui masyarakat. Padahal, jembatan itu merupakan akses vital penghubung tiga desa, yakni Desa Fatuatu, Desa Fatuatu Barat, dan Desa Fatuatu Timur.

 

Kegiatan perbaikan dipimpin Wakil Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Iptu Venancio Da Costa Pinto bersama Kapolsek Wewaria Iptu Dance Dima, serta melibatkan personel gabungan dan masyarakat setempat.

Selain menjadi penghubung antar desa, jembatan tersebut juga merupakan jalur strategis antar kecamatan, khususnya dari Kecamatan Wewaria menuju Kecamatan Maurole hingga akses lintas utara ke Kabupaten Sikka.

Proses perbaikan dilakukan dengan membongkar bagian jembatan yang telah rapuh, mengganti papan bantalan, serta memperkuat penyangga menggunakan material kayu. Meski sempat terkendala pengumpulan bahan, pekerjaan tetap berjalan lancar berkat sinergitas TNI–Polri dan masyarakat.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.Si mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait akses transportasi.

“Kehadiran Polri tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir membantu masyarakat. Perbaikan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga, mulai dari pelajar, tenaga kesehatan, hingga perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Wewaria Fidelis Bela mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta kerja nyata personel Brimob dan Polsek Wewaria.

“Kami sangat berterima kasih. Jembatan ini adalah akses utama warga. Dengan diperbaiki, masyarakat tidak perlu lagi menyeberangi sungai yang berisiko, terutama anak sekolah dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Hingga laporan dibuat, personel masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses penyelesaian pekerjaan agar jembatan dapat digunakan secara optimal.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi kuat antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur darurat, sekaligus mempertegas komitmen Polda NTT dalam menghadirkan pelayanan nyata bagi masyarakat.