Anggota Ditbinmas Polda NTT Sosialisasi Penanggulangan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di SMK Wira Karya Kota Kupang

Anggota Ditbinmas Polda NTT Sosialisasi Penanggulangan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di SMK Wira Karya Kota Kupang

Tribratanewsntt.com, Kota Kupang - Anggota Ditbinmas Polda NTT kembali menggelar sosialisasi mengenai Program Prioritas Kapolri terkait penanggulangan paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Kali ini, kegiatan dilakukan di SMK Wira Karya Kota Kupang. Sosialisasi yang berlangsung pada Jumat, 31 Mei 2024, dipimpin oleh Paur Sie Binturmas, AKP Danial Agripa Tefnai, S.H.

Dalam sosialisasi tersebut, AKP Danial Agripa Tefnai menyampaikan pentingnya peran pelajar dalam menjaga kerukunan dan keamanan di lingkungan sekolah serta masyarakat. Ia menekankan bahwa paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme merupakan ancaman serius bagi keberagaman dan persatuan bangsa.

"Sebagai generasi muda, kalian memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa. Jangan mudah terpengaruh oleh paham-paham yang dapat merusak persatuan kita," ujar AKP Danial Agripa Tefnai.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait isu-isu tersebut. Dengan demikian, diharapkan para siswa dapat lebih memahami bahaya dari paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta bagaimana cara menghindarinya.

Sosialisasi ini mendapat respon positif dari para siswa dan guru di SMK Wira Karya. Mereka menyambut baik upaya Ditbinmas Polda NTT dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga toleransi dan keamanan di lingkungan mereka.

"Dengan adanya sosialisasi ini, kami menjadi lebih sadar akan bahaya paham-paham radikal dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada," kata salah satu siswa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Ditbinmas Polda NTT untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di tengah ancaman paham-paham berbahaya.