Sentuhan Kasih untuk Lansia, Wujud Polri Hadir di Tengah Bencana
Mbay, Nagekeo — Di tengah kepanikan dan situasi sulit pascagempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, hadir sebuah momen kemanusiaan yang menyentuh hati. Kepedulian anggota Polri kembali terlihat saat Wakapolres Nagekeo KOMPOL Made Mudana turun langsung membantu seorang warga lanjut usia (lansia) yang terdampak bencana.
Berada di tengah lokasi pengungsian di wilayah Mbay, KOMPOL Made Mudana tidak hanya menjalankan tugas sebagai aparat keamanan, tetapi juga menunjukkan sisi kemanusiaan dengan membantu mengevakuasi seorang lansia yang mengalami keterbatasan untuk berjalan.
Dengan penuh kepedulian, Wakapolres Nagekeo bersama warga membantu mengangkat dan membawa lansia tersebut menuju tempat yang lebih aman. Tindakan sederhana tersebut menjadi gambaran nyata bahwa dalam situasi bencana, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
Polri Hadir untuk Masyarakat
KOMPOL Made Mudana menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perlindungan serta bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terlebih kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang memiliki keterbatasan.
«“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung yang siap membantu siapa saja, terutama mereka yang paling membutuhkan. Lansia, anak-anak, dan warga yang lemah harus mendapat perhatian utama kita bersama,” ujar KOMPOL Made Mudana.»
Menurutnya, dalam kondisi bencana, sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan. Setiap personel di lapangan diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik dan memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi musibah.
Sentuhan Kecil, Arti yang Besar
Momen ketika Wakapolres Nagekeo membantu mengangkat lansia tersebut menjadi simbol bahwa kepedulian tidak membutuhkan sesuatu yang besar. Sebuah tindakan sederhana berupa membantu mengangkat, mendampingi, dan memastikan keselamatan seorang warga dapat memberikan rasa aman dan harapan di tengah situasi penuh ketidakpastian.
Kehadiran personel Polres Nagekeo bersama unsur terkait di lokasi pengungsian juga menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak gempa mendapatkan perlindungan, pelayanan, serta bantuan yang diperlukan.
Di tengah bencana, Polri tidak hanya hadir dengan seragam dan kewenangan, tetapi juga dengan hati.
Polri untuk masyarakat — hadir, peduli, dan mengabdi.
Humas Polda NTT
