Peraih Medali Emas Silat SEA Games dan Dua Dokter Lolos Seleksi SIPSS dari Polda NTT

Peraih Medali Emas Silat SEA Games dan Dua Dokter Lolos Seleksi SIPSS dari Polda NTT

Kupang, NTT – Seleksi Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2026 akhirnya mencapai puncaknya dengan diumumkannya kelulusan akhir pada Selasa petang (10/2/2026). Di Polda NTT, tiga peserta seleksi yang berprestasi berhasil lolos dan akan melanjutkan perjalanan mereka ke seleksi tingkat pusat yang akan dimulai pada 12 Februari 2026.

Sidang kelulusan yang berlangsung secara daring ini dipimpin langsung oleh Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol Erthel Stephan, yang didampingi oleh Kabag Diapers SSDM, Kombes Pol Sugiarto. Di Polda NTT, sidang kelulusan dipimpin oleh Irwasda Polda NTT, Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi, bersama Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Juli Agung Pramono. Hadir pula sejumlah pejabat, antara lain Kabid Dokkes, AKBP dr. Heri Purwanto, yang juga menjabat sebagai ketua tim pemeriksaan kesehatan (Rikkes), serta Ketua Tim Akademik, Kombes Pol Ferry Harahap.

Di tengah atmosfer penuh harapan, Polda NTT mengumumkan bahwa tiga peserta pria berhasil lolos seleksi SIPSS. Satu dari mereka adalah Muhammad Zaki Zikrillah Prasong, S.Pd, seorang atlet silat yang baru saja mengharumkan nama Indonesia di SEA Games Thailand 2025 dengan meraih medali emas di kelas 60 kilogram. Zaki, yang juga meraih medali emas pada SEA Games 2023 di Kamboja dan PON 2024 di Aceh dan Sumut, mendapat kesempatan khusus untuk mengikuti seleksi SIPSS melalui jalur penghargaan Kapolri berkat prestasi olahraga yang luar biasa.

Dua peserta lainnya adalah dr. Giovanni Kathlix Immanuel Matulessy dan dr. Rizky Ardiansyah Husen, kedua dokter jebolan Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana). Kedua dokter ini berhasil masuk peringkat seleksi dari 31 dokter yang lolos dalam seleksi nasional.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap ketiga peserta yang berhasil lolos seleksi ini.

"Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi Polda NTT, di mana tidak hanya atlet berprestasi seperti Zaki yang mendapatkan kesempatan, tetapi juga dua dokter yang turut lolos seleksi. Kami sangat bangga dengan mereka. Tentunya, ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi mereka selama ini. Kami berharap ketiga peserta dapat terus menunjukkan semangat yang tinggi dan mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi di tingkat pusat," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Lebih lanjut, Kombes Pol Henry menyampaikan pesan dari Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, yang turut memberikan semangat kepada peserta yang lolos. "Pak Kapolda mengingatkan agar mereka tetap rendah hati dan tidak cepat merasa puas. Proses masih panjang, dan tahapan di tingkat pusat adalah ujian yang harus dijalani dengan penuh persiapan dan disiplin. Kami juga berharap agar mereka tetap menjaga nama baik Polda NTT dan tidak terlibat dalam hal-hal negatif."

Irwasda Polda NTT, Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi, menambahkan pesan penting kepada peserta yang lolos.

"Dalam proses seleksi ini, kami mengingatkan agar tetap fokus, menjaga kesehatan, dan tetap rendah hati. Jangan terjebak dalam euforia, karena seleksi masih berlanjut. Fokus pada tahapan-tahapan selanjutnya dan berdoa agar diberikan kelancaran. Ingat, kesuksesan ini adalah hasil kerja keras kalian sendiri," ujar Irwasda Polda NTT.

Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Juli Agung Pramono, mengungkapkan bahwa seluruh proses seleksi telah dilaksanakan dengan transparansi penuh.

"Proses penggabungan nilai dari berbagai tahapan, termasuk ujian psikologi, akademik, jasmani, serta pemeriksaan kesehatan dan IPK, dilakukan secara terbuka dan adil. Kami bersyukur bahwa Polda NTT berhasil mencetak calon-calon terbaik yang akan melanjutkan ke seleksi tingkat pusat," ungkap Kombes Pol Juli Agung Pramono.

Dari total 135 peserta yang mengikuti seleksi di Polda NTT, yang terdiri dari 83 pria dan 52 wanita, sebanyak 100 peserta berhasil lolos ke tingkat pusat. Peserta yang lolos berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari S2 Psikologi, dokter umum, ilmu pemerintahan, hingga sarjana olahraga, serta berbagai program studi lainnya.

Ketiga peserta asal Polda NTT ini akan mengikuti seleksi lebih lanjut di tingkat pusat, yang dijadwalkan dimulai pada 12 Februari 2026. Para peserta yang berhasil hingga tahap ini menunjukkan bahwa Polda NTT tidak hanya mencetak calon polisi yang berkompeten, tetapi juga atlet berprestasi dan tenaga medis yang mumpuni.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa Polda NTT memberikan kesempatan yang adil bagi semua lapisan masyarakat yang ingin bergabung dan berbakti kepada negara. Kami yakin mereka akan memberikan yang terbaik di tingkat pusat," tambah Karo SDM Polda NTT.

Mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi SIPSS adalah sebuah penghargaan besar, dan bagi Zaki, Giovanni, dan Rizky, perjalanan mereka baru dimulai. Ketiganya kini dihadapkan dengan tantangan baru di tingkat pusat, namun dengan semangat dan persiapan matang, mereka diyakini akan mampu mengharumkan nama Polda NTT di kancah nasional.